Sukses

Skandal Daging Kuda, Burger King Stop Beli Daging dari Irlandia

Burger King, pemilik restoran cepat saji, mengaku telah berhenti membeli daging sapi dari pemasok Irlandia. Penghentian ini ditempuh setelah penemuan DNA kuda pada burger sapi yang dijual di Inggris dan Irlandia seperti di supermarket Tesco.

Skandal daging kuda ini terkuak pada 14 Januari 2013 saat otoritas keamanan pangan Irlandia menemukan adanya DNA kuda dan babi hingga mencapai kandungan 29% dalam produk yang berlabel 'sapi' yang dijual oleh Tesco.

Produk sapi yang dijual itu ternyata di dalamnya berisi daging kuda. Produk itu dijual di supermarket Tesco di seluruh Inggris serta di beberapa negara Timur Tengah.

Produk tersebut dipasok dari produsen Irlandia dan Inggris, yang diduga memang sengaja mencampur daging kuda dengan daging sapi. Produsen sengaja berbuat nakal dengan mencampur daging murah dan menjualnya sebagai daging sapi mahal.

"Kami putuskan mengakhiri memasok daging sapi dari produsen Foods Silvercrest untuk restoran kami yang berada di Inggris dan Irlandia," kata manajemen Burger King dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari The Business Times, Jumat (25/1/2013).

Burger King berjanji untuk mengganti pemasok daging sapi lain yang sudah diputuskan manajemen. "Kami sedang berupaya untuk menyeleksi pemasok yang dapat menghasilkan 100% produk daging sapi murni dari Irlandia dan Inggris yang memenuhi standar kualitas tinggi," tambah dia.

Pekan lalu, Silvercrest menutup jalur produksi serta menarik 10 juta burger yang dijual sejumlah sepermarket di Inggris dan Irlandia setelah positif ditemukan DNA kuda pada beberapa produk daging sapi. Dan hal ini berdampak pada produk lain yang ikut terkontaminasi.

Kasus tersebut membuat industri makanan di dua negara itu terguncang. Imbasnya juga dirasakan produsen dan distributor besar, seperti Tesco yang menarik penjualan semua produk yang dihasilkan dari Silvercrest.

Pasalnya, pengawas makanan Irlandia menemukan bahwa beberapa burger daging sapi yang dijual di Tesco mengandung sebanyak 30% daging kuda.

Beberapa burger yang dijual oleh retail kecil, yakni Aldi, Lidl, Dunnes, dan Iceland juga mengandung daging kuda. Sehingga Iceland dan Lidl sepakat menyita produk yang tercemar dan sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini. (Fik/Ndw)
    BERANI BERUBAH: Sayur Online Rezeki Puasa