Sukses

Rupiah Melemah ke 14.368 per Dolar AS, Ditekan Sentimen Kenaikan Bunga The Fed

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat pagi bergerak melemah. Pelemahan rupiah ini tertekan sinyal kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari bank sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed).

Nilai tukar rupiah pada Jumat (17/12/2021) pagi, bergerak melemah 6 poin atau 0,05 persen ke posisi 14.368 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.362 per dolar AS.

"Sepertinya pasar hari ini akan lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen global, terutama dari kebijakan bank sentral negara-negara maju," kata Analis Pasar Uang Bank Mandiri Rully Arya dikutip dari Antara. 

Kemungkinan akan ada sedikit tekanan dari sisi global setelah The Fed mensinyalkan adanya kenaikan Fed Fund Rate (FFR) lebih cepat pada 2022.

"Dari dalam negeri masih ditopang oleh surplus neraca perdagangan, ekspektasi surplus neraca transaksi berjalan, dan kebijakan Bank Indonesia yang masih akomodatif dan sekaligus fokus kepada stabilisasi," ujar Rully.

Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 3,5 persen. Keputusan tersebut sejalan dengan perlunya bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan sistem keuangan karena ketidakpastian di pasar keuangan global.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kasus Covid-19

Sementara itu, jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air pada Kamis kemarin mencapai 213 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 10 kasus sehingga totalnya mencapai 143.979 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 234 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 4.833 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 149,21 juta orang dan vaksin dosis kedua 105,24 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rully mengatakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran 14.310 per dolar AS hingga 14.375 per dolar AS.