Sukses

Harga Emas Antam Melonjak Rp 12.000 Segram pada 14 Oktober 2021, Jadi Berapa?

Liputan6.com, Jakarta Harga emas Antam atau PT Aneka Tambang Tbk melonjak Rp 12.000 per gram pada hari ini, Kamis 14 Oktober 2021 menjadi Rp 928 ribu.

Bahkan harga buyback emas Antam naik hingga Rp 14.000 per gram menjadi Rp 819 ribu per gram. Harga buyback sebesar Rp 819 ribu merupakan patokan yang dipakai bila masyarakat ingin menjual kembali emasnya ke Antam.

Melansir laman logammulia.com, Kamis (14/9/2021), hingga pukul 08.06 WIB, bagi yang berminat sebagian besar ukuran emas Antam masih bisa dibeli. Antam menjual emas berukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Selain itu, Antam juga menyediakan emas dalam bentuk lain, seperti batik, koin dinar, dirham hingga perak dan lainnya.

Adapun harga logam mulia Antam bercorak batik ukuran 20 gram dijual Rp 18.620.000. Sementara ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.630.000. Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Namun jika bisa menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Berikut daftar harga emas Antam:

* Pecahan 0,5 gram Rp 514.000

* Pecahan 1 gram Rp 928.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.796.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.669.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.415.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.775.000

* Pecahan 25 gram Rp 21.812.000

* Pecahan 50 gram Rp 43.545.000

* Pecahan 100 gram Rp 87.012.000

* Pecahan 250 gram Rp 217.265.000

* Pecahan 500 gram Rp 434.320.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 868.600.000.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Kondisi Harga Emas Dunia

Harga emas naik 2 persen dipicu pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil treasury AS, di tengah investor yang fokus pada risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve (The Fed).

Harga emas di pasar spot naik 1,9 persen mendekati level tertinggi empat minggu di USD 1.793,86 per ounce. Harga emas berjangka AS melonjak 2,1 persen menjadi USD 1.795,60.

Logam mulia lainnya mengikuti, dengan harga perak naik 2,7 persen menjadi USD 23,15 per ounce, platinum naik 1,2 persen menjadi USD 1.018,96 dan paladium naik 3,4 persen menjadi USD 2.114,71.

"Emas hanya mengikuti imbal hasil saat ini. Reaksi awal setelah data CPI (indeks harga konsumen) adalah lonjakan besar dalam imbal hasil, yang sekarang mulai memudar," kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures melansir laman Kitco, Kamis (14/10/2021).

Emas pada awalnya memangkas kenaikan karena patokan imbal hasil Treasury AS 10-tahun naik di atas 1,6 persen menyusul data yang menunjukkan harga konsumen AS meningkat secara solid pada bulan September dan siap untuk kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Tetapi kemunduran berikutnya dalam imbal hasil, yang mengurangi biaya peluang memegang emas tanpa bunga, mendorong reli yang kuat pada logam mulia.