Sukses

Sulap Aset BLBI Jadi Lapas, Mahfud MD Sudah Dapat Restu Jokowi

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyetujui rencana pembangunan lembaga pemasyarakatan (lapas) di atas lahan eks aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Tidak hanya Jokowi, Mahfud menambahkan, usulan tersebut juga sudah diamini oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.

"Soal lapas, saya sudah bicara dengan ibu Menkeu, dengan DJKN, kemarin saya melaporkan ke Presiden. Kita punya pemetaan ha tanah yang bisa dipakai, semuanya setuju," ujar Mahfud dalam sesi teleconference, Selasa (21/9/2021).

Kendati begitu, rencana pembangunan lapas di atas tanah BLBI ini masih perlu kajian ulang agar Kemenkumham bisa mengalokasikan anggaran. Jika sudah selesai, Mahfud menyampaikan, Jokowi pun mendukung sepenuhnya.

"Bapak Presiden mengatakan, itu gunakan saja untuk kepentingan negara, untuk apa tidak dipakai. Tapi itu masih dalam rencana, tergantung Kemenkumham dan saya untuk merancang apakah betul yang diperlukan lapas atau rehabilitasi," tuturnya.

Usulan pembangunan lapas baru ini sebelumnya sudah dilontarkan Mahfud MD. Ini lantaran seiring dengan adanya kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten beberapa waktu lalu.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Masalah Anggaran

Mahfud menyatakan, hal itu sudah direncanakan oleh pemerintah dan DPR sejak 200. Namun realisasinya masih terkendala karena masalah anggaran.

Oleh karenanya, ia telah berdiskusi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani agar pembangunan lapas bisa turut disokong oleh pemanfaatan aset BLBI.

"Saya sudah bicara dengan Kementerian Keuangan, tanah-tanah dari BLBI yang sekarang kami kuasai, nanti lembaga pemasyarakatan perlu berapa di seluruh Indonesia," kata Mahfud.