Sukses

Ada Pelabuhan Patimban, Warga Subang Diminta Siapkan Mental dan Iman

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berpesan kepada warga di sekitar Pelabuhan Patimban, untuk siap menerima kehadiran loncatan-loncatan ekonomi pasca terbangunnya Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

"Yang pertama, supaya orang Patimban dan orang Subang itu melotot alias hanya melihat dan tidak bisa menikmati pembangunan, maka harapan kami siapkan kemampuan. Siapkan keahlian, siapkan mental," imbuhnya di Pelabuhan Patimban, dikutip Jumat (4/12/2020).

Di sisi lain, Uu pun meminta warga Patimban untuk bisa mempertebal iman dan takwanya. Sebab menurut pengalamannya, warga yang masih latah menerima perubahan di sekitar tempat tinggalnya kerap membangun tempat-tempat hiburan yang jauh dari nilai kepercayaan asalnya.

"Di sini pasti ada perubahan sosial. Itu pun harus dipersiapkan. Terutama peningkatan keimanan dan ketakwaan. Karena dulu saya sudah melihat di Tasikmalaya bagian selatan, di saat (industri) pasir besi begitu hebat, wah tempat-tempat yang gitu kan dengan sendirinya kan (terbangun)," tuturnya.

"Di sini juga kan banyak kegiatan, banyak orang, berarti banyak duit. Uang beredar dengan sendirinya. Maka kesiapan mental menghadapi perubahan, termasuk kesiapan sosial dan keimanan dan ketakwaan pun harus dipersiapkan," tegasnya.

Yang terpenting, Uu menekankan, masyarakat Subang dan Patimban pun harus mau menerima kedatangan masyarakat luar, khususnya dari luar negeri untuk datang ke wilayahnya.

"Kan nanti ada pekerja-pekerja asing dari berbagai provinsi bahkan dari luar negeri. Kita harus bisa menerimanya. Karena majunya daerah (adanya kolaborasi antara) pemerintah, swasta dan masyarakat," Uu menekankan.

2 dari 3 halaman

Operator Resmi Pelabuhan Patimban Ditargetkan Mulai Bertugas April 2021

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan, operator resmi Pelabuhan Patimban yang jadi pemenang lelang akan mulai bertugas pada April 2021.

"Untuk kami sampaikan bahwa memang untuk sementara operator yang ditunjuk nantinya akan dikawal secara baik oleh panel dan juga dengan pengacara negara dari Kejaksaan, yang Insya Allah telah final pada bulan April (2021)," ujarnya di Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (12/3/2020).

Budi Karya mengatakan, untuk sementara tugas operator Pelabuhan Patimban akan dipegang oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban selama triwulan pertama 2021.

Dalam pengoperasiannya, KSOP akan turut dibantu oleh tenaga profesional dari dalam dan luar negeri, termasuk pemegang merek otomotif dari Jepang.

"Sementara ini akan dikelola oleh KSOP. Tetapi KSOP didukung oleh para profesional Tanah Air dan dari asing. Jadi kemampuannya sama minimal dengan apa yang dilakukan (Pelabuhan) Tanjung Priok," tuturnya.

Pada tahap awal, Pelabuhan Patimban akan difokuskan untuk aktivitas ekspor dan impor produk otomotif. Khususnya yang datang dari kawasan industri di sekitar Karawang.

"Jadi bagi teman-teman dari perusahaan apakah dari Toyota, Daihatsu, yakin bahwa kompetensi yang diberikan oleh teman-teman yang kerja ini sama baiknya dengan apa yang dilakukan di Tanjung Priok," pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: