Sukses

Kookmin Bank Bantu Bukopin Bangkitkan UMKM di Tengah Corona

Liputan6.com, Jakarta - Kookmin Bank memastikan mengambil alih saham mayoritas Bank Bukopin, setelah memastikan setoran awal USD 200 juta. Hadirnya bank asal Korea Selatan ini turut menjadi angin segar bagi UMKM di Indonesia.

Pasalnya, Bank Bukopin merupakan bank yang bisnis pembiayaannya banyak menyasar sektor UMKM. Dengan bertambahnya modal Bukopin sekaligus memperkuat bisnis di sektor utamanya tersebut.

"Bank dalam hal ini sebagai intermediasi UMKM. Saat ini UMKM menjadi sektor yang terkena dampak gara-gara Covid-19. Penguatan perbankan dari permodalannya bisa sangat positif bagi UMKM," kata Pengamat Ekonomi Josua Pardede kepada Liputan6.com, Kamis (18/6/2020).

Dia menambahkan, UMKM menjadi pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tidak hanya menyumbang devisa melalui produk ekspor, sektor ini juga terbukti menyerap banyak tenaga kerja.

Saat ini pemerintah telah memberikan banyak insentif bagi perbankan untuk pembiayaan di sektor UMKM. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi tekanan ekonomi akibat Covid-19.

Secara tidak langsung, hadirnya Kookmin Bank mampu membantu pemerintah dalam membangkitkan ekonomi pasca pandemi corona.

"Penguatan permodalan bagi perbankan ini upaya yang bagus. Dengan siapapun investornya (Bank Bukopin), pada dasarnya asing melihat kondisi sektor perbankan kita menarik. Di sisi lain pembiayaan segmen UMKM peluang masih besar sekali," pungkas Josua.

Kookmin Bank saat ini tercatat sebagai peringkat 10 besar Bank di Asia, dengan total aset per 31 Desember 2019 mencapai Rp 4.675 triliun, akan memperkuat permodalan bakn, mendukung likuiditas dan pengembangan bisnis bank di Indonesia.

 

 

2 dari 3 halaman

Dana Penempatan Bukopin

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa Kookmin Bank telah melakukan penempatan dana di escrow account per tanggal 11 Juni 2020 sesuai komitmen Kookmin Bank dalam kepemilikan Bank Bukopin.

Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Anto Prabowo menegaskan, saat ini, sedang dilakukan proses finalisasi secara legal dan administratif menindaklanjuti persetujuan prinsip dari OJK terkait dengan Kookmin Bank sebagai Pemegang Saham Pengendali Mayoritas Bank Bukopin.

"Kookmin Bank sudah merealisasikan komitmennya dengan penyetoran dana ke Bank Bukopin tanggal 11 Juni 2020," kata Anto dalam keterangannya, Senin (15/6/2020).

Sementara itu, di menjelaskan, berkaitan dengan surat yang beredar tertanggal 10 Juni 2020, surat tersebut disampaikan kepada seluruh pemegang saham baik itu Kookmin Bank yang memiliki saham 22 persen maupun pemegang saham lainnya (saat itu) untuk melaksanakan komitmen dan/atau kesanggupan dalam rangka memenuhi kebutuhan likuiditas dan permodalan Bank Bukopin.

Jika pemegang saham tidak dapat memenuhi komitmennya maka kelak atas investor yang akan masuk, pemegang saham tidak dapat menghalangi investor tersebut untuk memperbaiki kondisi Bank Bukopin.

Atas surat dimaksud, Kookmin Bank merespon dengan cepat dan menempatkan dana sebesar USD 200 juta yang selanjutnya Bank Bukopin segera menyelenggarakan RUPS dan RUPS LB mengenai penetapan Kookmin Bank menjadi Pemegang Saham Pengendali Mayoritas Bank Bukopin diatas 51 persen.

"Hal ini merupakan komitmen merealisasikan penguatan permodalan dan likuiditas yang dibutuhkan Bank Bukopin serta menciptakan peluang bisnis-bisnis baru ke Indonesia," tegas Anto.

OJK mendukung Kookmin Bank sebagai investor dan memantau pelaksanaan RUPS dan RUPS LB masuknya Kookmin Bank yang akan menjadi Pemegang Saham Pengendali Mayoritas Bank Bukopin.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: