Sukses

Berharta di Atas USD 100 Miliar, 3 Orang Ini Bergelar Centibillionaire

Liputan6.com, Jakarta - Miliarder, mungkin ini gelar yang sudah biasa didengar orang-orang. Asalkan punya uang dengan nominal minimal USD 1 miliar, maka seseorang sudah bisa disebut miliarder.

Tapi, pernahkah Anda mendengar gelar centibillionaire? Ya, gelar eksklusif ini cuma menyambangi orang-orang yang kekayaannya di atas USD 100 miliar alias Rp 1.427 trilun saja.

Memang ada orang-orang sekaya itu? Tentu ada. Mengutip laman Reuters, Selasa (22/10/2019), hanya ada 3 orang di dunia yang punya gelar centibillionaire ini.

Pertama, Jeff Bezos, Bos Amazon.com dengan kekayaan USD 110,9 miliar atau Rp 1.554 triliun (asumsi kurs Rp 14.132).

Jeff Bezos, yang telah bercerai dengan sang mantan istri dan telah memiliki pacar baru, tidak hanya mengandalkan Amazon sebagai sumber penghasil pundi-pundi dolar. Dia berinvestasi di berbagai bisnis properti, media dan toko sayur mayur.

 

 

* Dapatkan pulsa gratis senilai Rp10 juta dengan download aplikasi terbaru Liputan6.com mulai 11-31 Oktober 2019 di tautan ini untuk Android dan di sini untuk iOS

2 dari 3 halaman

Bill Gates

Kedua, bos Microsoft, Bill Gates dengan kekayaan USD 105,3 miliar atau Rp 1.488 triliun (dikabarkan, per September 2019, kekayaannya naik jadi Rp 1.500 triliun).

Gates dikenal sebagai pemimpin raksasa teknologi yang cerdas dan anti kritik. Namun, dirinya berkontribusi banyak untuk kepentingan sosial.

Dia sangat memperhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan mendirikan beberapa yayasan, salah satunya Bill and Melinda Gates Foundation.

Tak tanggung-tanggung, dia menggelontorkan dana hingga puluhan miliar dolar demi berkembangnya yayasan tersebut.

Namun, kebiasaan menyumbangnya ini tidak membuat Gates jadi miskin. Kekayaannya justru bertambah USD 16 miliar atau Rp 224 triliun.

3 dari 3 halaman

Bernard Arnault

Miliarder ketiga adalah bos grup LVMH alias Moet Hennessy - Louis Vuitton SE, Bernad Arnault, yang punya kekayaan USD 100,4 miliar atau Rp 1.469 triliun. Dirinya termasuk pendatang baru di klub centibillionaire ini.

Arnault menjadi centibillionaire ketika saham perusahaannya naik 2,9 persen menjadi 368,80 euro per lembar. Kekayaannya langsung naik USD 32 miliar atau Rp 456 triliun tahun ini.

Sebagaimana diketahui, Arnault menguasai separuh saham LVMH dan memiliki 97 persen saham Christian Dior. Kekayaannya saat ini setara dengan 3 persen ekonomi Perancis.

Namun, berbeda dengan Bezos dan Gates yang gemar mendonasikan harta mereka untuk kepentingan sosial, Arnault dinilai tidak sedermawan itu, padahal hartanya melimpah ruah. Ketika dirinya menyumbang pun, orang-orang melihatnya sebagai sensasi semata.

Hal itu dilakukannya ketika Katedral Notre Dame di Paris terbakar April kemarin. Dirinya menyumbang lebih dari USD 650 juta untuk rekonstruksi tempat ibadah tersebut. Namun, nilai tersebut masih dinilai sangat kecil dibanding kontribusi Gates ke yayasannya, Bill and Melinda Gates Foundation yang ditotal-total hampir mencapai USD 35 miliar.

Arnault juga sebenarnya memiliki yayasan sendiri, Louis Vuitton Foundation for Creation yang didirikannya pada 2006 lalu. Dia "hanya" menginvestasikan USD 140 juta di sana. Namun begitu, yayasan ini bergerak mendukung seni dan budaya kontemporer Perancis semakin berkembang.

Terlepas dari semua itu, dengan bertambahnya orang bergelar centibillionaire, dapat dipastikan kesenjangan sosial akan semakin kuat di masyarakat. Oleh karenanya, donasi yang dibuat para miliarder diproyeksikan mampu menekan kesenjangan tersebut.

Loading
Artikel Selanjutnya
Cinta Lingkungan, Miliarder Home Depot Beli Peternakan Rp 280 Miliar
Artikel Selanjutnya
7 Orang yang Menyandang Miliarder Baru di 2019