Sukses

5 Transportasi Umum Andalan Warga Jakarta

Liputan6.com, Jakarta- Alat transportasi umum di Jakarta mulai banyak digunakan masyarakat, khususnya warga Jakarta. Pasalnya, angkutan umum sekarang ini dibuat jauh lebih aman dan nyaman, sehingga banyak orang yang menggunakan transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari.

Menggunakan alat transportasi umum bisa menekan biaya pengeluaran bulanan, lo! Banyak kebutuhan yang harus dipenuhi, salah satunya kebutuhan transportasi yang harus Anda masukkan ke dalam catatan anggaran bulanan.

Memanfaatkan alat transportasi umum untuk aktivitas sehari-hari jauh lebih irit biaya dan waktu, dibandingkan Anda menggunakan kendaraan pribadi.

Tentunya ada banyak pilihan transportasi umum yang memadai dan nyaman bisa Anda gunakan. Kalau dulu orang malas menggunakan kendaraan umum karena fasilitasnya yang kurang memadai dan tidak aman. Lain halnya dengan sekarang, masyarakat justru lebih memilih menggunakan transportasi umum.

Nah, pilihan transportasi umum apa sajakah yang menjadi favorit masyarakat untuk menunjang aktivitas setiap harinya? Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari TunaiKita:

Alat Transportasi Umum yang Paling Sering Digunakan Masyarakat

1. Kereta Commuter Line

Kereta Commuter Line merupakan layanan kereta rel listrik komuter yang dioperasikan oleh PT Kereta Commuter Indonesia, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

KRL menjadi solusi kemacetan di Jakarta, waktu tempuh yang dibutuhkan KRL juga jauh lebih singkat dibandingkan transportasi umum lainnya. Selain cepat, biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan transportasi umum ini pun sangat murah.

Ada dua jenis tiket yang tersedia, yaitu Kartu Multi Trip dan Tiket Harian Berjalan. Kartu Multi Trip (KMP) bisa Anda gunakan untuk perjalanan berlanjut, artinya Anda bisa menggunakan kartu tersebut di perjalanan selanjutnya.

Harga tiket KMP sebesar Rp50 ribu dengan isi saldo sebesar Rp30 ribu. Untuk isi ulang saldo, kamu bisa melakukannya di loket atau di vending machine yang tersedia.

Sedangkan Kartu Harian Berjalan (THB), digunakan untuk sekali perjalanan. Cukup Rp14 ribu Anda sudah bisa sampai ke stasiun tujuan. Kartu ini bisa digunakan kembali di perjalanan berikutnya dengan dikenakan biaya sebesar Rp4 ribu-Rp5 ribu.

Setelah perjalanan selesai, Anda bisa langsung me-refund kartu ini di loket pembelian tiket. Tetapi masa berlaku kartu ini hanya tujuh hari, jika dalam waktu tersebut Anda tidak menggunakan kartu ini, secara otomatis kartu ini akan hangus dan tidak bisa digunakan. Gimana, hemat bukan?

2 dari 5 halaman

2. Bus Trans Jakarta

Sejak layanan bus Trans Jakarta beroperasi, minat pengguna angkutan umum di Jakarta semakin bertambah. Pasalnya, angkutan yang dikelola pemerintah DKI Jakarta ini menawarkan kenyamanan dan waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi.

Halte Trans Jakarta pun sudah terdapat di banyak wilayah dan kawasan penting di Jakarta. Selain itu, Trans Jakarta juga sangat murah, tarif yang dibutuhkan untuk menggunakan transportasi satu ini hanya Rp3.500 untuk seluruh koridor selama tidak keluar masuk halte.

Sama seperti kereta Commuter Line, kebanyakan pengguna Trans Jakarta juga harus menggunakan angkutan pendukung untuk sampai ke kantormu. Untuk itu, jangan lupa untuk menyiapkan ongkos tambahan, ya!

3 dari 5 halaman

3. Ojek Online

Ini merupakan salah satu transportasi yang paling menjadi favorit masyarakat. Ojek Online sendiri merupakan sebuah transportasi umum yang digunakan secara online untuk memesannya. Sebelum adanya ojek online, sangat sulit mendapatkan ojek untuk bepergian.

Dengan kemajuan teknologi sekarang ini, hanya dengan internet kita sudah dengan mudah bisa mendapatkan ojek melalui smartphone.

Selain itu, aplikasi layanan ojek online tidak hanya menerima pemesan ojek saja. Anda juga bisa menggunakan fitur lain yang disediakan, seperti memesan makanan, mengantar barang, dan lain-lainnya. Itulah mengapa ojek online menjadi pilihan transportasi umum yang paling banyak digunakan masyarakat di Indonesia.

4 dari 5 halaman

4. MRT

Meskipun transportasi yang satu ini belum lama diresmikan, namun sudah banyak peminatnya. Terbukti pada saat uji coba MRT pada 12-24 Maret lalu, tiket selalu terjual habis. Ini karena antusias warga Jakarta yang tinggi terhadap MRT ini.

Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta merupakan proyek infrastruktur yang bertujuan untuk mengurangi padatnya lalu lintas yang luar biasa di ibu kota.

Layaknya transportasi pada umumnya yang terintegrasi, jika Anda ingin mencoba MRT wajib memiliki kartu khusus. Pembayaran MRT menggunakan tiket yang diberi nama 'Jelajah'.

Kartu Jelajah ini dikeluarkan dalam dua jenis, yaitu single trip dan multi trip. Lalu, apa bedanya? Kartu single trip sendiri hanya untuk sekali jalan, sedangkan multi trip Anda bisa menggunakannya lebih dari satu kali perjalanan. Untuk tarif dari MRT sendiri, dimulai dari Rp3 ribu-Rp14 ribu tergantung pada jarak tempuh yang Anda pilih.

5 dari 5 halaman

5. LRT

LRT (Lintas Rel Terpadu) digadang-gadang akan menjadi salah satu transportasi umum favorit warga Jakarta. Saat ini, koridor LRT Jakarta sebatas melayani rute Kelapa Gading hingga Velodrome sepanjang 5,8 kilometer.

Rencananya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan membangun rute kereta ringan ini sampai Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Masih belum dipastikan kapan LRT Jakarta ini akan beroperasi. Semoga pembangunannya cepat selesai dan segera beroperasi, ya!

Yuk, Mulai Biasakan Menggunakan Transportasi Umum

Nah, banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menggunakan transportasi umum kan. Selain menghemat ongkos, waktu yang ditempuh pun jadi jauh lebih cepat.

Yuk, sama-sama kita menggunakan transportasi umum! Sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang jumlahnya kian meningkat, sehingga Jakarta kita tercinta bebas dari kemacetan.