Sukses

4 Penyebab Fresh Graduate Kewalahan saat Masuk Dunia Kerja

Liputan6.com, Jakarta- Minimnya jumlah lapangan kerja menjadikan para fresh graduates semakin sulit untuk memperoleh kesempatan bekerja karena persaingan yang semakin sengit. Bahkan kalaupun berhasil mendapatkan pekerjaan, tak jarang justru kewalahan saat memasuki dunia kerja.

Berbagai keluhan muncul termasuk sulitnya bersaing di lingkungan kerja menimbulkan tingkat stres yang main-main. Tentu ada banyak faktor yang memengaruhi para fresh graduate ini kewalahan saat memasuki dunia kerja, salah satunya kurangnya persiapan.

Lalu, apa saja yang menyebabkan para fresh graduate ini kewalahan atau sulit saat dihadapkan pada dunia kerja? Seperti dikutip dari Cermati.com, berikut ini penyebabnya.

1. Kuper alias Kurang Pergaulan

Tak bisa dimungkiri, pergaulan juga menjadi faktor kesuksesan. Tanpa pergaulan yang luas, kesempatan untuk mendapatkan berbagai informasi juga terbatas. Sejak masih duduk di bangku kuliah, sebaiknya perbanyak pergaulan dengan orang-orang di sekitar.

Jalinlah hubungan yang baik dengan siapa pun, agar Anda luwes dalam berinteraksi dengan orang lain, yang pada akhirnya akan berdampak baik saat memasuki dunia kerja. Anda bisa mengikuti berbagai kegiatan, baik di dalam maupun luar kampus. Sehingga bisa menambah relasi untuk memulai karier nantinya karena banyak memperoleh informasi yang diperlukan. (Baca Juga: Buat "Fresh Graduate", Perusahaan Cari Kandidat yang Punya 8 Kriteria Ini)

 

* Update Terkini Asian Games 2018. Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini

2 dari 3 halaman

2. Minim Pengalaman

Kendala umum bagi para fresh graduate saat memasuki dunia kerja adalah minimnya pengalaman yang dimiliki. Terlebih lagi bila selama menjadi mahasiswa ternyata hanya menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang penting, seperti mengutamakan main media sosial, sekadar kongko, dan lainnya.

Sehingga lupa bahwa saat masih berstatus mahasiswa adalah masa yang paling tepat untuk mempertajam kemampuan diri. Anda bisa mulai mencetak pengalaman sejak dini, dengan mengikuti berbagai kegiatan, seperti kepanitiaan, magang, perlombaan, program pertukaran pelajar, dan lainnya. Sehingga punya pengalaman yang bisa mendukung saat masuk dunia kerja.

3. Citra Buruk di Sosial Media

Di era yang serba digital ini, tak menutup kemungkinan bahwa medsos (media sosial) juga menjadi salah satu pertimbangan saat perekrutan kerja. Maka, bijaklah dalam menggunakan media sosial. Artinya, jangan membuat status-status atau membagikan konten-konten SARA yang mengundang kebencian.

Pada banyak kasus saat perekrutan kerja, calon atasan akan diam-diam stalking (mengintai) akun-akun medsos dan memberi penilaian dari itu. Maka, mulai sekarang hindari hal-hal negatif dalam medsos Anda yang bisa membuat citra buruk. Manfaatkan medsos dengan bijak untuk berbagi pengalaman ataupun sebagai media mengekspresikan karya. (Baca Juga: ‘Karyawan Fresh Graduate’ Juga Perlu Punya Kartu Kredit, Kenapa?)

3 dari 3 halaman

4. Tidak Punya Skill atau Kompetensi yang Spesifik

Menjadi biasa-biasa saja akan sulit mendapat tempat yang luar biasa. Untuk mampu bersaing dan bertahan di dunia kerja nantinya, Anda harus memiliki nilai lebih dari yang lain melalui skill (keterampilan) atau kompetensi yang spesifik, seperti digital skill, communication skill, dan masih banyak lagi yang sangat dibutuhkan era ini.

Tanpa skill, Anda akan sulit bertahan karena tidak ada yang membedakan dengan jutaan pelamar kerja lainnya. Skill bukanlah hal yang bisa diperoleh dalam satu malam. Anda harus benar-benar mempersiapkan diri agar memiliki skill yang bisa ditonjolkan di dunia kerja kelak.

Bekali Diri dan Sukses di Dunia Kerja

Nah, itulah beberapa penyebab mahasiswa yang sulit ketika memasuki dunia kerja. Ingatlah, Anda perlu mempersiapkan segala sesuatunya sejak dini, kalau tak mau menyesal kemudian hari. Manfaatkan waktu sebaik mungkin mungkin juga dengan mengembangkan potensi dalam diri agar lebih siap bersaing saat memasuki dunia kerja.

Artikel Selanjutnya
Begini Caranya agar Kehidupan Pribadi dan Kerja Seimbang
Artikel Selanjutnya
Mau Jadi Wanita Cerdas dan Bahagia? Lakukan 5 Hal Ini Tiap Minggu