Sukses

Ini 5 Langkah Cek Kendaraan Usai Mudik

Liputan6.com, Jakarta- Liburan Idul Fitri selama hampir sepekan telah usai. Bagi Anda yang mudik ke kampung halaman dengan kendaraan, wajib hukumnya untuk memeriksa mobil atau motor setelah dipacu ratusan hingga ribuan kilometer.

Anda tentu ingin agar kondisi mobil tetap prima dan tanpa kendala saat dipakai untuk beraktivitas sehari-hari. Ya, setelah libur Lebaran, kini Anda harus kembali beraktivitas rutin. Harus kembali bekerja dan melakukan aktivitas produktif. Jangan sampai gangguan kendaraan setelah melakukan perjalanan jauh membuat segalanya jadi kontra-produktif.

Mulyono, adalah salah satunya. Laki-laki berusia 40 tahun asal Bekasi ini merasa lega karena agenda silaturahim Lebaran bersama keluarga berjalan lancar. Ia baru saja mudik ke Solo, Jawa Tengah.

Jarak yang harus ditempuh antara Bekasi-Solo PP kurang lebih 1.000 km. Selama di Solo, mobilnya juga nyaris tak pernah istirahat, dipakai untuk berlibur dan mengunjungi sanak saudara.

Sepulang dari Solo, ia pun segera melakukan pengecekan mobil. Dia ingin agar kendaraan andalannya itu tetap aman dan nyaman setelah dipakai mudik.

“Saya memang rutin melakukan general check up, baik sebelum mudik maupun setelah mudik. Pengecekan yang dilakukan diantaranya kopling, oli, dan kampas rem. Sebelum mudik ke Solo kemarin, saya juga ganti ban mobil,” kata karyawan salah satu perusahaan herbal ini kepada Wormtraders.

Ia menambahkan, setelah dipakai berkeliling silaturahim ke berbagai tempat, mesin mobil harus tetap terjaga. Mobil butuh pemeriksaan lebih lanjut setelah melakukan perjalanan jauh.

2 dari 3 halaman

Komponen Mobil yang Harus Diperhatikan

Ada beberapa bagian mobil yang harus Anda periksa setelah melakukan perjalanan jauh. Pertama, periksalah segera oli mesin mobil Anda. Sebab kekuatan setiap oli pasti berbeda dan ada jarak tempuh tersendiri yang harus di hitung.

“Setelah mudik segera periksa oli mesin. Kalau mudik jarak dekat tentu tidak perlu ganti oli. Tapi kalau jarak jauh sebaiknya diganti olinya,” kata Heri yang membuka bengkel mobil di kawasan Cipinang, Jakarta Timur.

Mantan montir Toyota ini menjelaskan, mengganti oli mesin umumnya dilakukan setelah mobil menempuh jarak 10.000 km. Namun, pergantian oli mesin bisa dipercepat apabila mobil telah bekerja keras tanpa berhenti untuk menempuh jarak jauh. Terutama, saat mudik.

Kedua, periksa pula bagian ban kendaraan Anda. Karena perjalanan jauh yang menempuh segala macam medan, tentu saja membuat ban mobil bekerja lebih ekstra dari biasanya. Itulah sebabnya, pemeriksaan di bagian ini sangat penting. Terutama untuk melihat apakah terjadi kerusakan di permukaan ban.

Ketiga, periksa juga bagian kaki-kaki. Bagian ini terdiri tidak hanya bagian ban dan pelek saja, namun juga terkait dengan sektor suspensi. Bila diperlukan, lakukan segera balancing dan spooring pada semua kaki kendaraan Anda, untuk mencegah hal yang tentu tidak kita inginkan.

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Keempat, periksa pula sistem pengereman kendaraan. Sebab, bagian ini juga merupakan bagian yang bekerja cukup keras selama perjalanan mudik.

Periksa segera apakah minyak rem dan kanvas rem masih cukup baik untuk digunakan. Bila tidak segera bawa ke bengkel. Rem adalah komponen keselamatan yang sangat penting dalam sebuah unit kendaraan. Untuk itu, pemilik kendaraan wajib memeriksa rem setelah mudik guna memastikan tidak ada masalah yang berakibat fatal.

“Periksa ketebalan kampas rem, periksa juga piringan dan pelumasnya. Setelah itu dicek kinerjanya, pakem atau tidak,” kata Anto, montir Daihatsu yang bertugas di rest area Tol Cipali.

Kelima, cuci segera mobil yang baru saja Anda gunakan untuk mudik ke kampung halaman agar kendaraan Anda tersebut terlihat kembali fresh. Untuk mobil, bila sempat bawa mobil Anda ke salon mobil terdekat agar bagian-bagian mobil entah itu eksterior, interior, maupun ruang mesin dibersihkan secara lebih profesional.

Nah, jangan jadikan hari Anda pasca mudik Lebaran menjadi mimpi buruk gara-gara lalai melakukan cek mobil. Ingat, mobil juga butuh relaksasi setelah dipacu habis-habisan saat mudik dan libur Lebaran.

Sumber : www.wormtraders.com