Sukses

APEC Tanpa Obama, Apa Jadinya?

Puncak perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) di Nusa Dua, Bali adalah berkumpulnya para kepala negara pada 7-8 September 2013. Di ajang itu tentu saja bintangnya adalah Presiden AS Barack Obama. Lalu apa jadinya jika Obama tak ada di APEC Bali?

Dering telepon di Pagi Hari

Telepon Obama ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Jumat pagi (4/10/2013) jam 08.15 WIB menjawab teka-teki akankah Obama datang. Banyak yang ragu Obama akan hadir di APEC Bali terkait pemerintahannya sedang shutdown alias tutup sementara karena anggaran negara belum disetujui Kongres.

Suara Obama di ujung telepon itu mengabarkan bagaimana ia sangat menyesal tidak bisa hadir dalam KTT APEC Bali.

"Dalam pembicaraan telepon tersebut, Presiden Obama menyesalkan tidak dapat menghadiri KTT APEC di Bali sehubungan masih berlangsungnya pembahasan anggaran nasional AS,” ungkap Staf Khusus Presiden Bidang Hubungan Internasional, Teuku Faizasyah seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat (4/10/2013)

Sebagai penggantinya, Obama telah menunjuk Menteri Luar Negeri John Kerry untuk mewakilinya di KTT APEC.

Presiden SBY tentu saja memaklumi alasan ketidakhadiran Presiden Obama di KTT APEC karena masalah di negaranya.

Batalnya Presiden AS menghadiri APEC karena pemerintahnya shutdown juga pernah terjadi pada 17 tahun lalu. Ketika itu, Presiden Bill Clinton membatalkan kedatangannya ke APEC di Osaka, Jepang pada tahun 1995 karena aktivitas pemerintahannya tutup sementara.

Lalu apa jadinya jika Obama tak ada di APEC Bali?

Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa memastikan, batalnya kedatangan pimpinan tertinggi Gedung Putih ini tidak akan mengganggu persiapan dan pembahasan yang telah dilakukan dalam pertemuan APEC.

"Tentunya hal ini tidak akan mengganggu segala bentuk persiapan dan pembahasan yang akan dilakukan dalam petemuan di APEC. Inilah keadaan yang dihadapi Presiden Obama sehingga beliau baru saja menyampaikan ketidakhadirannya di pertemuan ini," pungkas dia.

Memang agenda APEC tidak serta merta berubah karena Obama tidak datang. Walaupun ia tak datang, delegasi AS tetap mengikuti APEC dari awal hingga akhir. Apalagi Obama telah menunjuk penggantinya yang akan hadir di puncak pertemuan APEC kali ini yaitu Menteri Luar Negeri John Kerry.

Pembahasan utama APEC yang masih bicara seputar Bogor Goals, pemerataan kesejahteraan, hingga penanggulangan terorisme tetap akan dibicarakan oleh para Kepala Negara itu, ada atau pun tak ada Obama.

Yang mungkin berbeda pada APEC kali ini adalah tidak ada daya pikat personal dari sang presiden adikuasa. Karena bagaimana pun, celotehan sang presiden Obama selalu ditunggu dunia. Terlebih kalau itu komentarnya tentang kebijakan AS terhadap Suriah dan penyelesaian shutdown AS.

Bukan cuma media yang 'kehilangan' Obama, harapan warga Bali yang menanti-nanti Presiden yang pernah tinggal di Indonesia itu pun sirna.

"Ya APEC ini saya tidak tahu apa, tapi katanya mau ada SBY dan Obama datang ke Bali. Saya ingin bertemu mereka, terutama Obama karena saya cuma tahu wajahnya dia saja di televisi," tutur Ni Nyoman Eka Murniasih (43) saat berbincang dengan Liputan6.com.(Igw)
Loading