Kota Buntok Masih Tergenang Banjir

Banjir menyebabkan aktivitas warga lumpuh total. Sejumlah kendaraan tak dapat melintas. Warga cuma menggunakan sampan untuk melintas yang juga digunakan buat mengangkut barang dan kendaraan roda dua.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 April 2005, 18:36 WIB
Liputan6.com, Buntok: Banjir yang menggenangi wilayah Buntok, ibu kota Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, baru-baru ini menyebabkan aktivitas warga lumpuh total. Hampir seluruh badan jalan, sejumlah permukiman warga, dan perkantoran terendam air bah [baca: Banjir di Buntok Meluas].

Di Desa Sabibilah--tepat di pintu masuk Kota Buntok--genangan air setinggi hampir dua meter mengakibatkan sejumlah kendaraan tak dapat melintas. Pilihan lainnya, warga menggunakan rakit atau sampan untuk mencapai tujuan. Sampan juga difungsikan untuk mengangkut barang atau kendaraan roda dua.

Tingginya banjir juga menyebabkan sejumlah kantor instansi pemerintah berhenti beroperasi. Begitu pula dengan pusat perdagangan. Situasi ini membuat sebagian besar warga memilih tinggal di pengungsian atau sekadar melihat kediaman mereka yang terendam genangan air.

Banjir juga memutuskan aliran listrik dan pasokan air bersih. Warga pun kesulitan memperoleh air bersih dan penerangan. Warga juga mengeluhkan minimnya kiriman bantuan logistik.(AIS/Ririen Binti)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya