Liputan6.com, Tokyo: Festival Internasional Film Animasi Tokyo 2005 dipadati pembeli dari berbagai negara. Pameran ini diperkirakan akan menghasilkan miliaran dolar Amerika Serikat bagi perusahaan animasi di Jepang, baik dari penjualan digital versatile disc maupun royalti.
Pameran yang disponsori pemerintah Kota Tokyo ini diikuti 197 perusahaan Jepang yang memproduksi segala macam film kartun, dari kartun anak anak hingga kartun serius bagi penonton dewasa. Di Jepang, 60 persen film yang dibuat setiap tahunnya adalah film kartun. Tak heran jika pemerintah setempat juga tergerak untuk turut serta mempromosikan produk ekspor itu.
Kebangkitan kartun Jepang disebabkan kualitas film feature panjang mereka. Film-film itu disukai karena gerakan yang mengalir. Cara mengedit mereka sama seperti film dan mempunyai plot yang dalam dan rinci.
Kini, banyak film Barat meniru kartun Jepang, baik karena terinspirasi maupun secara terang-terangan mengadopsi. Film box office, Matrix misalnya. Sebagian film ini terinspirasi oleh film kartun, Ghost in The Shell. Film karya Quentin Tarantino, Kill Bill yang dibuat berdasarkan film klasik Jepang, Shirayukihime , bahkan memuat beberapa gambar animasi karya Oshii, maestro kartun Jepang.
Sejumlah sutradara Hollywood mulai terjun ke industri film animasi. Sebut saja John Woo yang terkenal lewat film Mission Impossible 2 dan Face Off. Woo bekerja sama dengan sutradara Jepang membuat sekuel anime Appleseed.(AWD/Uri)
Pameran yang disponsori pemerintah Kota Tokyo ini diikuti 197 perusahaan Jepang yang memproduksi segala macam film kartun, dari kartun anak anak hingga kartun serius bagi penonton dewasa. Di Jepang, 60 persen film yang dibuat setiap tahunnya adalah film kartun. Tak heran jika pemerintah setempat juga tergerak untuk turut serta mempromosikan produk ekspor itu.
Kebangkitan kartun Jepang disebabkan kualitas film feature panjang mereka. Film-film itu disukai karena gerakan yang mengalir. Cara mengedit mereka sama seperti film dan mempunyai plot yang dalam dan rinci.
Kini, banyak film Barat meniru kartun Jepang, baik karena terinspirasi maupun secara terang-terangan mengadopsi. Film box office, Matrix misalnya. Sebagian film ini terinspirasi oleh film kartun, Ghost in The Shell. Film karya Quentin Tarantino, Kill Bill yang dibuat berdasarkan film klasik Jepang, Shirayukihime , bahkan memuat beberapa gambar animasi karya Oshii, maestro kartun Jepang.
Sejumlah sutradara Hollywood mulai terjun ke industri film animasi. Sebut saja John Woo yang terkenal lewat film Mission Impossible 2 dan Face Off. Woo bekerja sama dengan sutradara Jepang membuat sekuel anime Appleseed.(AWD/Uri)