PM Thaksin Didesak Segera Menghentikan Kekerasan

PM Thailand Thaksin Shinawatra didesak segera menghentikan kekerasan di Selatan Negeri Gajah Putih. Warga Buddha di sana mengaku khawatir akan keselamatannya menyusul kerusuhan di Narathiwat yang menewaskan 85 pemuda muslim.

oleh Liputan6Diterbitkan 08 November 2004, 07:33 WIB
Liputan6.com, Narathiwat: Sejak kerusuhan di Narathiwat, Thailand, dua pekan silam, warga yang tinggal di Selatan Thailand diliputi rasa was-was. Sejauh ini, setidaknya sudah 22 warga penganut Buddha di wilayah itu menjadi sasaran pembalasan atas tewasnya 85 pemuda muslim di tangan aparat keamanan Thailand [baca: Aksi Balas Dendam Berlangsung di Thailand].

Karena itulah, baru-baru ini, dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Thailand Thaksin Shinawatra di salah satu kuil di kawasan Tak Bai, Narathiwat, penganut Buddha mendesak agar segera menuntaskan kasus kekerasan di wilayah itu.

Sebelumnya, para tokoh muslim maupun Raja Thailand Bhumibol Adulyadej juga telah menyarankan agar Thaksin membangun hubungan dengan masyarakat muslim. Thaksin sepertinya cenderung mengabaikan nasihat tersebut. Dia malah memerintahkan tentara dan polisi untuk mengambil langkah tegas terhadap warga muslim yang dipandang militan. Dia merasa yakin bahwa masyarakat Thailand dapat menerima cara kekerasan dalam mengatasi masalah keamanan menjelang pemilihan umum yang akan diselenggarakan sekitar empat bulan lagi.(AWD/Dew)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya