Seluruh Korban Tewas Kecelakaan di Cikampek Teridentifikasi

Sejauh ini, tujuh dari 14 jenazah di antaranya telah diambil pihak keluarga. Sedangkan sisanya masih berada di Rumah Sakit Karya Medika, Cibitung. Sementara dua dari 11 korban cidera dalam kondisi kritis.

oleh Liputan6Diterbitkan 16 Agustus 2004, 16:20 WIB
Liputan6.com, Bekasi: Ke-14 identitas korban tewas kecelakaan maut di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Ahad kemarin malam, telah diketahui. Senin (16/8), empat korban tewas yang sebelumnya belum teridentifikasi telah terungkap identitasnya. Mereka adalah Sofian, Herman, Karwit (44), dan Kurniasih (17). Sejauh ini, tujuh dari 14 jenazah di antaranya telah diambil pihak keluarga. Sedangkan lima lainnya belum ditengok keluarga meski pihak Rumah Sakit Karya Medika, Cibitung, Bekasi telah memberitahukannya.

Dari semua korban tewas, Eko Kurniawan adalah satu-satunya korban yang meninggal di rumah sakit. Istri dan keluarga lelaki berusia 26 tahun itu sempat histeris mendapati orang yang mereka cintai telah terbujur kaku. Isak tangis pun pecah. Eko adalah penumpang Suzuki Carry dengan nomor polisi E 1412 Z. Rencananya, mobil omprengan berpenumpang 12 orang itu sedang menuju daerah Kuningan, Jabar.

Seperti diketahui, selain korban jiwa, 11 orang terluka dalam kecelakaan ini. Mereka juga dirawat di rumah Rumah Sakit Karya Medika, Cibitung. Kini, dua di antaranya yakni Royani dan Suherman dirawat intensif di ruang perawatan khusus, karena kondisinya kritis.

Kejadian berawal ketika Bus Mayasari Bakti P-49 jurusan Bekasi-Kalideres melaju kencang dari arah Cikampek menyalip sebuah kendaraan di depannya [baca: Tabrakan Beruntun di Tol Cikampek, Belasan Tewas]. Tiba-tiba bus bernomor polisi B 7846 PV tak terkendali dan melintasi median jalan sehingga masuk ke arah berlawanan. Bus kemudian bertabrakan dengan mobil Suzuki Carry bernopol E 1412 Z.

Tabrakan ini tak menghentikan laju bus hingga menabrak lagi sebuah mobil bak terbuka Mitsubishi L 300 bernopol B 939 XY. Sementara Bus Hiba Utama yang melihat peristiwa itu langsung membanting stir menghindar. Namun, manuver itu justru membuat bus terguling dan terperosok di parit jalan tol.(AWD/Tim Liputan 6 SCTV)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya