KAI Siapkan Rp 2 Triliun untuk Revitalisasi Stasiun Gambir

KAI menyiapkan anggaran Rp 2 triliun untuk revitalisasi Stasiun Gambir yang akan terintegrasi dengan kawasan Monas dan MRT Jakarta.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 05 November 2026, 20:10 WIB
Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin usai rapat bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/11/2026). (Liputan6.com/Lizsa)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan merevitalisasi Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Untuk menjalankan rencana ini, perusahaan telah menyiapkan anggaran Rp 2 triliun.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, proyek ini akan dilakukan bersamaan dengan penataan kawasan Monumen Nasional (Monas) dan diintegrasikan dengan jaringan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta koridor Timur-Barat.

Revitalisasi tersebut ditargetkan selesai dalam waktu dua tahun melalui dua tahap pengerjaan.

Bobby mengatakan, rencana tersebut dibahas dalam pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

"Barusan selesai dipanggil oleh Presiden membicarakan dua hal. Yang pertama adalah percepatan program revitalisasi Stasiun Gambir. Di mana nanti di Monas ini, itu akan dibuat satu kawasan yang terintegrasi semua," kata Bobby.

Ia menjelaskan, penataan kawasan tidak hanya menyasar bangunan Stasiun Gambir, tetapi juga taman Monas. Keduanya akan dikembangkan secara bersamaan agar menjadi satu kawasan yang saling terhubung.

"Jadi Monasnya, taman Monasnya direvitalisasi, begitu juga Stasiun Gambirnya," sambungnya.

 

Konektivitas Stasiun Gambir dan MRT Jakarta

Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin usai rapat bersama Presiden Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/11/2026). (Liputan6.com/Lizsa)

Selain penataan kawasan, proyek tersebut juga mencakup konektivitas antara Stasiun Gambir dan MRT Jakarta. Bobby menyebut Stasiun Gambir yang berada di sisi timur nantinya akan tersambung dengan jaringan MRT koridor barat.

"Bisa kami sampaikan juga bahwa nanti antara koridor yang ada di timur yaitu di Stasiun Gambir, kemudian dengan MRT J di koridor baratnya itu akan tersambung," tuturnya.

Bobby menambahkan, revitalisasi Stasiun Gambir akan dikerjakan dalam dua tahap dengan target penyelesaian sekitar dua tahun. KAI juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 triliun untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut.

"Untuk (revitalisasi) Stasiun Gambir juga segitu (Rp 2 triliun)," ujar Bobby.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya