4 Pilar Persib Bandung saat Hadapi Melbourne Victory

Persib Bandung memimpin Grup E ACL 2 jelang tandang ke Melbourne Victory di AAMI Park, Rabu (4/11/2026).

oleh Muhammad FaqihDiterbitkan 04 November 2026, 07:35 WIB
Persib Bandung di ACL Two melawan FC Seoul di Seoul World Cup Stadium, Rabu (16-9-2026), (Dok. the-afc.com)

Liputan6.com, Melbourne - Persib Bandung membawa misi penting saat melawat ke AAMI Park Stadium, Melbourne, Australia, Rabu (4/11/2026), untuk menghadapi Melbourne Victory pada lanjutan Grup E Liga Champions Asia (ACL) 2 2026/2027. Pemuncak klasemen sementara ini membidik kemenangan demi memantapkan langkah menuju babak 16 besar.

Tim asuhan Igor Tolic telah mengumpulkan sembilan poin dari tiga laga dan unggul lima angka atas Melbourne Victory yang berada di posisi kedua. Keunggulan tersebut menempatkan Maung Bandung dalam posisi menguntungkan jelang duel di kandang lawan.

Meski begitu, tuan rumah dipastikan berupaya bangkit di hadapan pendukungnya setelah takluk 0-2 pada pertemuan di Bandung. Menyongsong laga ini, Tolic menyiapkan empat pemain kunci yang dinilai mampu menjadi pembeda.


1. Thom Haye

Duel Persib Bandung versus The Cong-Viettel, Thom Haye, pada matchday kedua Grup E ACL Two di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Rabu (14-10-2026). (Dok. https://www.the-afc.com)

Thom Haye menjadi pusat kendali permainan Persib Bandung. Gelandang Timnas Indonesia ini piawai mengatur tempo, menjaga keseimbangan antarlini, dan mendistribusikan bola secara rapi untuk menghubungkan sektor belakang ke depan. Selain itu, ia memiliki kualitas eksekusi bola mati yang bisa menjadi senjata tambahan.

Pengalaman dan ketenangannya di lini tengah bernilai penting untuk meredam tekanan Melbourne Victory, terutama pada fase awal pertandingan ketika intensitas tuan rumah biasanya tinggi. Perannya sebagai stabilisator memberi ruang bagi rekan setim untuk lebih leluasa mengembangkan serangan.

Dari sisi kebugaran, pemain berusia 31 tahun ini dalam kondisi terjaga. Haye tidak diturunkan saat Persib menghadapi Isenmulang FC pada lanjutan Super League 2026/2027, Minggu 1 November 2026, sehingga tenaganya diproyeksikan optimal di Melbourne.


2. Gakuto Notsuda

Aksi debut pemain anyar Persib Bandung asal Jepang, Gakuto Notsuda (17), saat menghadapi Arema FC dalam laga Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) malam. Gakuto Notsuda turut membantu Maung Bandung mengawali turnamen dengan kemenangan 1-0 berkat gol Uilliam Barros pada menit ke-23. (Bola.com/Erwin Snaz)

Gakuto Notsuda kembali tersedia setelah sekitar satu bulan menepi akibat cedera. Kehadirannya memperkuat poros permainan di tengah, sekaligus menambah stabilitas saat Persib Bandung menguasai bola maupun saat bertahan.

Pemain asal Jepang ini dikenal tenang dan kreatif, dengan sirkulasi bola melalui umpan-umpan pendek yang rapi. Ia juga kerap bergerak ke area pertahanan lawan untuk membuka ruang dan menciptakan peluang bagi penyerang.

Kembalinya Notsuda memberi opsi taktik tambahan bagi Igor Tolic. Kolaborasinya dengan Thom Haye berpotensi membuat alur serangan dari sektor tengah lebih variatif, terutama ketika Persib perlu menguasai ritme untuk menahan momentum tuan rumah.

Lanjut Baca:

Balsa Sekulic menjadi sosok yang patut diwaspadai Melbourne Victory. Penyerang asal Montenegro itu tampil menentukan pada duel di Bandung dan menjadi alasan utama mengapa tim tamu saat itu pulang tanpa poin. Pada laga tersebut, Sekulic memborong dua gol yang mengunci kemenangan 2-0 Persib Bandung. Rekam jejaknya menunjukkan ketajaman yang konsisten, bukan sekadar momen sesaat. Sebelum bergabung dengan Maung Bandung, ia berstatus top skor Liga Montenegro musim lalu dengan koleksi 15 gol. Catatan itu menegaskan naluri golnya yang tinggi dan ketepatan posisi di kotak penalti. Dengan ancaman yang ia bawa, Sekulic berpeluang mendapat penjagaan ketat sejak awal. Efektivitasnya dalam memanfaatkan sedikit ruang bisa kembali krusial bagi Persib.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya