Kisah Penyanyi MJ Ciptakan Lagu dari Catatan Curhat di Ponsel

Kebiasaan curhat di catatan ponsel itu sudah MJ jalani sejak lama. Karena itu, ia mulai percaya diri bahwa tulisannya layak dijadikan lagu.

oleh Matias PurwantoDiterbitkan 01 November 2026, 19:23 WIB
MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Liputan6.com, Jakarta - Penyanyi pendatang baru MJ mewarnai industri musik Tanah Air lewat single debut bertajuk "Be Myself". Lagu bergenre pop dan R&B ini ia kenalkan saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

MJ mengungkap bahwa lagu tersebut berawal dari kebiasaannya mencurahkan isi hati lewat catatan di buku maupun ponsel. Tulisan-tulisan itu kemudian ia olah menjadi lirik bersama produsernya.

Kebiasaan menulis curhat itu sudah MJ jalani sejak lama. Dari situ, ia mulai percaya diri bahwa tulisannya layak dijadikan lagu.

"Jadi aku emang dari dulu itu suka banget yang namanya kayak curhat tapi nggak ke orang, tapi nulis di buku, di HP, atau di notes gitu, kan. Akhirnya aku memutuskan kayak, kayaknya tulisanku juga oke deh kalau dibikin lagu," ujar MJ.


Kumpulkan Catatan yang Tersimpan di Ponsel

MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Dalam proses penulisan, MJ mengumpulkan beberapa bagian catatan yang tersimpan di ponselnya. Bagian-bagian itu ia tulis ulang bersama sang produser.

Menurut MJ, penulisan lirik "Be Myself" memakan waktu tiga hingga empat bulan. Sementara itu, proses produksinya berlangsung jauh lebih singkat. "Kalau untuk diproduserinya itu sekitar sembilan hari, tapi proses untuk nulisnya mungkin tiga-empat bulan," MJ menyambung.


Perlu Proses Panjang

MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

MJ sengaja meluangkan waktu lebih lama agar pesan lagunya terasa kuat dan dekat dengan pengalaman pendengar. Ia menilai karya musik butuh proses matang sebelum dirilis.

"Aku memikirkan lirik yang benar-benar kuat, dalam, dan juga harus relate gitu, kan. Karena yang namanya sebuah karya apalagi lagu, kita enggak bisa yang namanya asal rilis gitu, kan. Jadi menurut aku proses yang lama itu sangat worth it kan," tuturnya.


Dari Full Inggris ke Dua Bahasa

MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

MJ awalnya ingin membawakan lagu ini sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Setelah berdiskusi dengan produser, ia memutuskan memadukan bahasa Inggris dan Indonesia.

"Karena sebenarnya originally aku pengin nyanyinya full bahasa Inggris, cuma karena kan promosi di Indonesia kita harus pakai bahasa lokal juga, ya. Jadi akhirnya aku berdiskusi sama produserku dan kita memutuskan untuk kayaknya lebih baik dicampur bahasa Indonesia dan kenapa tetap bahasa Inggris karena biar lebih kekinian dan lebih generasi Z lah," paparnya.


Berangkat dari Pengalaman Pribadi

MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Lagu ini mengangkat kisah seseorang yang awalnya bingung menjalani hidup tanpa bergantung pada orang lain, hingga akhirnya mampu berdiri di atas kaki sendiri. MJ mengaku cerita tersebut berangkat dari pengalaman pribadinya.

"Lagu ini menceritakan tentang bagaimana seseorang itu kebingungan kayak gimana sih bisa hidup tanpa orang lain, dan akhirnya mendapatkan jalannya untuk bisa berdiri di kaki sendiri," jelas MJ.


Harapan MJ

MJ © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Lewat single debut ini, MJ berharap "Be Myself" menyentuh hati pendengar. Ia juga ingin lagunya dibagikan luas di media sosial.

"Aku berharap lagu ini juga bisa masuk ke hati teman-teman yang dengerin, terus juga bisa viral dan banyak yang mau share di sosial media: TikTok, Instagram, YouTube, dan lain-lain," pungkas MJ.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya