Bahan Pangan MBG di Papua Terindikasi Mengandung Residu Pestisida

Temuan itu didapat dari pengecekan di enam SPPG.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 01 November 2026, 16:55 WIB
Petugas memeriksa bahan pangan MBG di Jayapura Papua

Liputan6.com, Jakarta - 42 sampel bahan pangan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Jayapura, Provinsi Papua dites. Berdasarkan hasil pengujian awal, tiga sampel terindikasi mengandung residu pestisida.

“Sebagai langkah pencegahan kami juga telah menyampaikan temuan sementara tersebut kepada pengelola SPPG terkait, dan meminta agar bahan pangan yang terindikasi tidak digunakan dalam pengolahan makanan sampai hasil pengujian laboratorium diterbitkan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Provinsi Papua Martenci Yolanda Samber di Jayapura. Dikutip dari Antara, Minggu (1/11/2026).

Ketiga sampel tersebut telah dikirim ke laboratorium penguji di Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut, guna memastikan kadar residu dan mengetahui apakah kandungannya masih berada dalam batas maksimum residu (BMR) yang diizinkan.

Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diminta untuk mewaspadai residu pestisida pada bahan pangan segar, guna memastikan makanan program MBG aman dikonsumsi penerima manfaat.

“Pada 27–29 Oktober 2026 kami bersama instansi terkait lainnya melakukan pengujian mengambil sampel pangan segar asal tumbuhan (PSAT) pada enam SPPG di Kota Jayapura,” terangnya.

Menurut Martenci, pengujian yang dilakukan ini juga merupakan bukti kehadiran negara untuk terus memastikan bahan pangan yang digunakan memenuhi standar keamanan pangan sehingga aman dikonsumsi oleh seluruh penerima manfaat.

“Dalam kegiatan tersebut kami mengambil 42 sampel bahan pangan untuk diperiksa menggunakan metode Rapid Test Residu Pestisida, guna mendeteksi kemungkinan adanya kandungan residu pestisida,” ujarnya.

Dia menambahkan, selain pemeriksaan sampel tim juga memantau penanganan bahan pangan di SPPG, mulai dari penerimaan, penyimpanan, pengolahan hingga pendistribusian makanan.

“Melalui pengawasan tersebut kami juga terus berupaya memastikan penerapan prinsip keamanan pangan berjalan pada setiap tahapan penyelenggaraan MBG sehingga penerima manfaat, memperoleh makanan yang aman dan bermutu,” pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya