IHSG Hari Ini Merosot 0,80% ke 5.057, Sektor Saham Transportasi Pimpin Koreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu bangkit ke zona hijau pada penutupan perdagangan saham Jumat, (30/10/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 30 Oktober 2026, 16:50 WIB
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesuai prediksi melemah. Pada penutupan perdagangan saham, Jumat, (30/10/2026), IHSG hari ini ditutup di zona merah meski masih bertahan di 5.000. Hal itu terjadi di tengah mayoritas sektor saham memerah.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup turun 0,80% menjadi 5.057,05. Indeks saham LQ45 terpangkas 0,02% menjadi 515,16. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Menjelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi tembus 5.116. Namun, IHSG tembus level terendah di bawah 5.000. IHSG sempat menyentuh 4.979,34.

“Memang masih terdapat adanya potensi koreksi dan dibebani oleh emiten-emiten bigcaps terutama dari perbankan dan emiten-emiten konglomerasi, di sisi lain nilai tukar Rupiah juga masih tertekan terhadap dolar Amerika Serikat,” ujar Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana kepada Liputan6.com.

Sebanyak 523 saham melemah sehingga bebani laju IHSG. 187 saham menguat dan 81 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.188.032 saham dan total volume perdagangan saham 37,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 11,7 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.129.

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham kesehatan naik 0,76% dan sektor saham keuangan bertambah 0,16%. Sementara itu, sektor saham transportasi merosot 3,13%, dan catat koreksi terbesar. Selain itu, sektor saham energi turun 0,91%, sektor saham basic susut 2,84%, sektor saham industri tergelincir 1,49% dan sektor saham consumer nonsiklikal melemah 0,60%.

Di sisi lain, sektor saham siklikal merosot 0,41%, sektor saham properti susut 1,43%, sektor saham teknologi melemah 0,48%, sektor saham infrastruktur terpangkas 1,96%.

Harga saham BKSL melemah 5% menjadi Rp 38 per saham. Harga saham BKSL dibuka turun satu poin menjadi Rp 39 per saham. Saham BKSL berada di level tertinggi Rp 39 dan terendah Rp 38 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 3.388 kali dengan volume perdagangan saham 1.563.119 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 6 miliar.

 

Gerak Saham

Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham ASII ditutup menguat 2,35% menjadi Rp 4.800 per saham. Harga saham ASII dibuka ke Rp 4.720 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 4.690 per saham. Saham ASII berada di level tertinggi Rp 4.850 dan terendah Rp 4.710 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 12.887 kali dengan volume perdagangan saham 513.653 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 245,7 miliar.

Harga saham BREN merosot 6,99% menjadi Rp 1.795 per saham. Harga saham BREN dibuka turun ke Rp 1.795 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.930 per saham. Harga saham BREN berada di level tertinggi Rp 1.900 dan terendah Rp 1.795 per saham. Total frekuensi perdagangan 3.188 kali dengan volume perdagangan saham 77.119 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14 miliar.

Harga saham TLKM ditutup stagnan di Rp 1.980 per saham. Harga saham TLKM dibuka naik 10 poin menjadi Rp 1.990 per saham. Saham TLKM berada di level tertinggi Rp 2.010 dan terendah Rp 1.935 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 20.180 kali dengan volume perdagangan saham 3.687.916 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 726,9 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya