Liputan6.com, Jakarta - Derby della Madonnina kali ini datang pada situasi yang berbeda bagi dua klub sekota. AC Milan membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen, sedangkan Inter Milan berambisi mempertahankan keunggulan di puncak Serie A 2026-27.
Kedua tim akan bertemu di San Siro pada Minggu, 1 November 2026, pukul 02.45 WIB. Laga pekan ke-10 ini berpotensi menjadi titik penting dalam persaingan gelar karena Milan sudah tertinggal tujuh poin dari rival sekotanya tersebut.
Advertisement
Milan juga menghadapi pertandingan ini setelah menelan kekalahan telak dari Bologna. Di sisi lain, Inter datang dengan kepercayaan diri lebih baik setelah kembali meraih kemenangan dan mempertahankan posisi teratas klasemen.
AC Milan Harus Segera Bangkit dari Kekalahan
Kekalahan 2-4 dari Bologna menjadi pukulan bagi Milan. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan mereka di kompetisi domestik musim ini.
Tim asuhan Ruben Amorim sebenarnya sempat menunjukkan respons positif setelah tertinggal pada awal pertandingan. Alphadjo Cisse mencetak dua gol yang membawa Milan berbalik unggul, tetapi keunggulan itu gagal dipertahankan hingga laga berakhir.
Kerapuhan pertahanan menjadi masalah serius bagi Rossoneri. Mereka kebobolan empat gol di kandang sendiri untuk pertama kalinya dalam hampir empat tahun. Hasil tersebut juga memperpanjang catatan inkonsistensi Milan yang baru mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan Liga Europa.
Saat ini, Milan menempati peringkat kelima Serie A. Mereka membutuhkan hasil positif dalam derby untuk memangkas jarak dengan Inter sekaligus menjaga peluang bersaing di papan atas.
Meski demikian, Milan punya modal dari pertemuan sebelumnya. Mereka tidak terkalahkan dalam tujuh derby terakhir dan berhasil meraih lima kemenangan, termasuk dua kemenangan 1-0 di Serie A musim lalu.
Inter Milan Berusaha Mempertahankan Puncak Klasemen
Inter datang dengan performa yang lebih stabil. Tim asuhan Cristian Chivu berhasil mengamankan posisi pertama setelah mengalahkan Venezia pada pertengahan pekan.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Inter sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan sebelum akhirnya mendapatkan dua gol melalui gol bunuh diri pada menit-menit akhir.
Hasil itu melanjutkan tren positif Nerazzurri yang sebelumnya juga menang dramatis atas Fiorentina. Mereka bahkan sudah lima kali bangkit dari ketertinggalan dalam delapan pertandingan liga musim ini.