Arsenal Disingkirkan Fleetwood, Mikel Arteta Sebut Keajaiban Sepak Bola Inggris

Mikel Arteta menanggapi tersingkirnya Arsenal dari Carabao Cup setelah kalah dari Fleetwood Town.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 Oktober 2026, 10:13 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta - Mikel Arteta menyebut keajaiban sepak bola Inggris terlihat dari kejutan yang terjadi dalam kompetisi piala setelah Arsenal tersingkir dari Carabao Cup 2026/2027. Manajer The Gunners itu mengaku sangat kecewa, tetapi tetap memberikan apresiasi kepada Fleetwood Town yang berhasil melangkah ke babak berikutnya.

Fleetwood Town berhasil membuat kejutan dengan menyingkirkan Arsenal pada putaran keempat Carabao Cup 2026/2027. Bermain di Highbury Stadium, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB, Fleetwood mengakhiri laga dengan skor 1-1 sebelum menang 5-3 dalam adu penalti.

Arsenal tampil dengan sejumlah pemain muda dalam lawatan ke markas klub divisi keempat sepak bola Inggris tersebut. Meski sempat berada dalam posisi tertinggal, The Gunners mampu menyamakan kedudukan melalui Viktor Gyokeres pada awal babak kedua.

Fleetwood lebih dahulu mencatatkan nama di papan skor pada menit ke-21. Aaron Loupalo-Bi sukses menuntaskan umpan Harrison Neal untuk membawa tuan rumah unggul, tetapi Gyokeres kemudian memulihkan keseimbangan skor bagi Arsenal.

Kedua tim tidak mampu menciptakan gol tambahan hingga 90 menit pertandingan selesai. Adu penalti pun menjadi penentu, dengan Arsenal kehilangan kesempatan setelah tendangan Bruno Guimaraes berhasil digagalkan oleh kiper Jay Lynch.

Fleetwood akhirnya keluar sebagai pemenang setelah Conor Haughey menuntaskan eksekusinya. Keberhasilan tersebut mengantarkan tuan rumah ke babak berikutnya sekaligus memastikan langkah Arsenal terhenti di Carabao Cup musim ini.


Arteta Sebut Kejutan sebagai Keajaiban Sepak Bola Inggris

Striker Inggris Fleetwood Town #20, Aaron Loupalo-Bi (Kiri), merayakan bersama gelandang Inggris Fleetwood Town #27, Crispin McLean, dan bek Inggris Fleetwood Town #05, Finley Potter, setelah mencetak gol pembuka selama pertandingan putaran keempat Piala Liga Inggris antara Fleetwood Town dan Arsenal di Stadion Highbury di Fleetwood, barat laut Inggris, pada 28 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Arteta menilai sejarah panjang kompetisi piala di Inggris membuat tim-tim kecil memiliki keyakinan untuk menghadapi klub yang lebih besar. Menurutnya, semangat dan kepercayaan diri tersebut menjadi bagian dari daya tarik sepak bola Inggris, meski kali ini Arsenal harus menjadi korban kejutan.

Pelatih asal Spanyol itu tidak menyembunyikan kekecewaannya atas hasil pertandingan. Namun, ia tetap mengakui keberhasilan Fleetwood dan meminta timnya menerima kenyataan bahwa mereka gagal melanjutkan perjalanan di kompetisi tersebut.

"Kompetisi ini dan sepak bola di negara ini memang seperti ini. Keyakinan dan kepercayaan diri yang dimiliki orang-orang muncul karena ada sejarah panjang di baliknya," kata Arteta.

Lanjut Baca:

"Sayangnya, kami tidak ingin mengalami hal seperti ini dan kami sangat sedih. Namun, pada saat yang sama, kami harus mengucapkan selamat kepada lawan," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya