Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Sempat Panik saat Umrah, Muncul Peringatan Ancaman Serangan Udara

Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan Irfan Hakim mengalami situasi menegangkan saat umrah setelah muncul peringatan ancaman serangan udara di Arab Saudi.

oleh Guntur MerdekawanDiterbitkan 27 Oktober 2026, 10:20 WIB
Raffi Ahmad dapat peringatan ancaman serangan udara saat jalani ibadah umrah (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Liputan6.com, Jakarta - Momen umrah yang dijalani Raffi Ahmad, Irfan Hakim, dan rombongan di Arab Saudi sempat diwarnai situasi menegangkan. Saat berada di Tanah Suci pekan lalu, mereka menerima peringatan darurat mengenai potensi ancaman serangan udara. Situasi tersebut membuat para jamaah saling menenangkan diri dan berusaha tetap fokus berdoa.

Kejadian ini diketahui melalui unggahan selebgram Meisita Lomania yang turut bergabung dalam rombongan. Dalam unggahan di media sosial pada Sabtu (24/10), Meisita menceritakan suasana ketika peringatan muncul berulang kali di ponsel mereka. Pengalaman tersebut membuat para jamaah merasa cemas hingga teringat keluarga masing-masing.

Peringatan itu muncul ketika rombongan sedang menjalani perjalanan di Arab Saudi. Mereka akhirnya memutuskan mengubah rencana perjalanan setelah mengetahui adanya potensi ancaman di wilayah tujuan.

 


Peringatan Darurat Muncul Berulang Kali, Rombongan Saling Menenangkan

Raffi Ahmad dan tim saat dapat peringatan serangan udara (instagram.com/meisitalomania)

Dalam unggahan Meisita, terlihat Raffi Ahmad, Irfan Hakim, dan sejumlah jamaah lainnya berkumpul di dalam bus sambil memperhatikan peringatan darurat yang muncul di layar ponsel. Notifikasi tersebut berisi imbauan agar masyarakat tetap tenang, mencari tempat berlindung yang aman, menjauhi jendela dan pintu, serta mengikuti arahan Pertahanan Sipil.

"Area ini sedang berada di kawasan ancaman serangan udara. Tetaplah tenang, tinggal di dalam ruangan atau tempat aman dan menjauh dari pintu atau jendela. Ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil," bunyi peringatan tersebut.

Meisita mengungkapkan bahwa peringatan tersebut muncul berkali-kali sehingga membuat suasana semakin menegangkan. Di tengah kondisi itu, para jamaah berusaha saling menguatkan dan mengarahkan perhatian untuk berdoa.

"Di perjalanan ibadah kali ini, kami berusaha semakin berserah diri kepada Allah. Saat di bus bersama @irfanhakim75 @raffinagita1717 rombongan FYP, tiba-tiba muncul peringatan ancaman serangan udara. Kami hanya bisa terus berikhtiar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah. Ya Allah, jaga setiap langkah umatmu, tenangkan hati kami, dan lindungi semua umatmu. Semoga tidak terjadi serangan dan tak ada siapa pun yang terluka," tulis Meisita dalam caption video postingannya.

Situasi tersebut juga membuat para anggota rombongan menghubungi keluarga masing-masing. Suasana yang awalnya dipenuhi kecemasan berubah menjadi haru ketika mereka saling menyampaikan kabar dan menitipkan pesan kepada orang-orang terdekat.

Lanjut Baca:

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya