Pelatih Idaman Manchester United Versi Paul Scholes

Paul Scholes menyebut Ancelotti hingga Tuchel sebagai kandidat ideal pelatih baru Manchester United.

oleh Aning JatiDiterbitkan 26 Oktober 2026, 19:42 WIB
Legenda Manchester United, Paul Scholes, melihat ponselnya sebelum pertandingan Liga Europa antara Manchester United dan Real Sociedad di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Kamis, 13 Maret 2025. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Nasib Michael Carrick di kursi pelatih Manchester United kian goyah setelah timnya dipukul Bournemouth 0-3 di Old Trafford, Minggu (25/10/2026). Kekalahan itu memperpanjang laju tanpa kemenangan MU di semua ajang menjadi delapan pertandingan.

Gol Rayan, Marcus Tavernier, dan Evanilson memastikan tim tamu pulang dengan tiga poin. Suporter tuan rumah menutup laga dengan sorakan sebagai bentuk kekecewaan.

Setan Merah kini berada di posisi ke-16 klasemen Premier League seusai delapan pertandingan, tak jauh dari zona degradasi. Di tengah spekulasi pengganti Carrick, Paul Scholes sudah lama menyampaikan siapa sosok yang ia anggap paling tepat untuk MU.


Ancelotti, Pilihan Ideal Versi Scholes

Pelatih Brasil Carlo Ancelotti memimpin sesi latihan menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Ekuador. Latihan ini digelar di Sao Paulo, Brasil, pada Selasa, 3 Juni 2025. (AP Photo/Andre Penner)

Carrick sebelumnya diangkat permanen usai membawa MU finis lima besar musim lalu. Namun, padatnya jadwal dan keterbatasan opsi pemain menjadi tantangan. Dukungan di ruang ganti pun goyah setelah Bruno Fernandes secara terbuka mempertanyakan taktik sang pelatih seusai kekalahan dari Como di Liga Champions pada tengah pekan lalu.

Pada Maret lalu, Scholes menilai Carlo Ancelotti sebagai figur paling pas untuk memimpin MU. Dalam siniar "Good, The Bad & The Football", ia menyoroti kemampuan Ancelotti mengelola pemain dan rekam jejak gelar.

"Pelatih yang sempurna, menurut saya, masih tersedia. Ancelotti masih ada," kata Scholes.

"Saya tahu dia sekarang melatih Brasil. Dia sosok yang sempurna untuk Manchester United, karena dia bisa membuat para pemain merasa sangat dihargai. Dia juga punya pengalaman meraih banyak gelar," imbuhnya.

Scholes sempat mempertanyakan apakah usia Ancelotti akan menjadi kendala, seraya menegaskan MU butuh pemimpin berpengalaman yang kuat di ruang ganti. Ancelotti meninggalkan Real Madrid pada akhir musim 2024/2025 sebelum mengambil alih Timnas Brasil, dan hingga kini masih menjabat.


Iraola Sulit, Zidane Dipertimbangkan

Pelatih Prancis Zinedine Zidane bersiap sebelum dimulainya pertandingan Grup A UEFA Nations League antara Prancis dan Italia di Saint-Denis dekat Paris, Sabtu (3/10/2026). (AP Photo/Teresa Suarez)

Selain Ancelotti, Scholes juga pernah menyodorkan lima nama lain sebagai bahan pertimbangan MU. Satu di antaranya adalah Andoni Iraola.

Namun, peluang merekrut Iraola dinilai kecil karena pelatih asal Spanyol tersebut saat ini menangani Liverpool.

Scholes turut memasukkan Zinedine Zidane dalam daftar. Mantan pelatih Real Madrid itu kini menukangi Timnas Prancis setelah menggantikan Didier Deschamps pada musim panas lalu.

Lanjut Baca:

"Ini salah satu klub terbesar di dunia. Karena itu, mereka seharusnya memiliki pelatih terbaik di kelasnya," ujar Scholes. Ihwal Zidane, Scholes menilai pengalamannya meraih gelar bergengsi di klub besar menjadi modal penting. Meski begitu, ia meragukan kefasihan bahasa Inggris Zidane atau minatnya untuk melatih di Inggris.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya