Wajah Baru Hotel di Jakarta, Perpaduan Seni Modern dan Budaya Peranakan

Hotel seni ARTOTEL Harmoni Jakarta hadir dengan karya seniman lokal, sentuhan budaya Tionghoa, dan ARTSPACE sebagai ruang apresiasi seni.

oleh Dia FatimahDiterbitkan 27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Suasana kamar hotel dengan perpaduan seni kontemporer dan budaya Tionghoa-Peranakan di ARTOTEL Harmoni, Jakarta. (23/10/2026). (dok. Artotel Group)

Liputan6.com, Jakarta - ARTOTEL Harmoni Jakarta memperbarui konsep dan fasilitasnya dengan memadukan seni kontemporer, kenyamanan menginap, dan inspirasi budaya lokal. Setelah menjalani proses renovasi selama satu tahun, hotel ini menghadirkan suasana baru bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang berkunjung ke ibu kota.

Berada di kawasan bisnis Jakarta dan tidak jauh dari Pecinan, hotel ini mengambil inspirasi dari lingkungan yang lekat dengan sejarah serta tradisi Tionghoa. Unsur budaya tersebut diterjemahkan melalui pendekatan desain kontemporer yang memberikan identitas tersendiri pada ruang dan suasana hotel.

"Melalui pembaruan ARTOTEL Harmoni Jakarta, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang semakin relevan dengan gaya hidup modern, tanpa meninggalkan karakter unik ARTOTEL yang mengedepankan seni, kreativitas, dan ekspresi budaya," kata Eduard Rudolf Pangkerego, Chief Operating Officer Artotel Group, dalam keterangan pada Lifestyle Liputan6.com, Senin, 26 Oktober 2026.

Pembaruan mencakup peningkatan kualitas kamar, penambahan karya seni di sejumlah area, serta pengembangan ARTSPACE sebagai galeri seni. Kehadiran galeri ini memberikan ruang bagi karya kreatif untuk menjadi bagian dari pengalaman tamu, sekaligus memperkuat keterkaitan hotel dengan ekosistem seni.

Pendekatan tersebut membuat elemen artistik hadir sebagai bagian dari konsep ruang, bukan sekadar dekorasi. Perpaduan desain modern dan inspirasi budaya lokal juga memberikan karakter berbeda bagi akomodasi di tengah dinamika perkotaan Jakarta.

Karya Seniman Lokal Hadir di Area Hotel

Hotel dengan karya seni kontemporer dengan sentuhan budaya Tionghoa-Peranakan di ARTOTEL Harmoni, Jakarta. (23/10/2026). (dok. Artotel Group)

Karya Diela Maharani dan Donald Saluling memperkaya tampilan hotel melalui sentuhan seni kontemporer yang terinspirasi budaya lokal. Karya dua seniman Indonesia ini hadir di sejumlah area hotel, termasuk kamar tamu, sehingga dapat dinikmati pengunjung selama menginap.

Elemen desain Peranakan, permainan warna, dan nuansa nostalgia menjadi ciri visual yang diangkat dalam karya mereka. Unsur-unsur tersebut diolah dengan pendekatan modern untuk menghadirkan interpretasi baru terhadap kekayaan budaya yang berkembang di sekitar hotel.

Inspirasi Tionghoa-Peranakan juga berkaitan dengan lokasi hotel yang berdekatan dengan kawasan Pecinan. Melalui perpaduan motif dan warna, kedua seniman menerjemahkan pengaruh budaya tersebut ke dalam karya yang selaras dengan karakter ruang modern.

Penempatan karya di area publik hingga kamar tamu turut menghadirkan pengalaman seni yang lebih dekat dengan keseharian pengunjung, tanpa membatasi apresiasi seni hanya pada ruang galeri.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya