Demo di Paris Tutup Sejumlah Museum, Ini Panduan bagi Wisatawan

Sejumlah destinasi wisata di Paris, termasuk Museum Louvre, Musée d’Orsay, dan Istana Versailles, terdampak penutupan sementara akibat demo.

oleh Dia FatimahDiterbitkan 27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Ilustrasi kawasan Museum Louvre di Paris yang menjadi destinasi wisata populer. (foto:unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah destinasi wisata populer di Paris dan sekitarnya menyesuaikan operasional pada Sabtu, 24 Oktober 2026, menyusul aksi demo yang berlangsung di berbagai wilayah Prancis. Beberapa museum ternama menutup pintu bagi pengunjung selama sehari, sehingga wisatawan perlu memperbarui jadwal kunjungan mereka.

Di tengah dinamika tersebut, otoritas Prancis mengerahkan sekitar 70 ribu polisi dan personel militer untuk mengamankan aksi masyarakat. Melansir Travelers Today, Senin, 26 Oktober 2026, Museum Louvre, Musée d’Orsay, Grand Palais, dan Musée de l’Orangerie menghentikan kunjungan selama sehari.

Penutupan ini memengaruhi agenda wisatawan yang telah membeli tiket atau merencanakan perjalanan untuk menikmati kekayaan seni dan budaya Paris. Di kawasan Istana Versailles, Château de Versailles hanya menerima pengunjung bertiket hingga tengah hari.

Kawasan Trianon ditutup sepanjang hari, sedangkan taman Versailles berhenti menerima pengunjung mulai pukul 13.00 waktu setempat. Meski demikian, tidak semua objek wisata dan fasilitas transportasi menghentikan layanan.

Menara Eiffel tetap beroperasi, begitu pula Bandara Charles de Gaulle dan Bandara Orly. Wisatawan tetap perlu mengantisipasi kemungkinan waktu tempuh lebih panjang menuju bandara akibat perubahan layanan transportasi.

Bagi wisatawan yang berencana berlibur ke Paris, memeriksa informasi resmi mengenai jam operasional destinasi sebelum berangkat dapat membantu menyesuaikan agenda perjalanan. Pengunjung Museum Louvre yang memiliki tiket untuk Sabtu, 24 Oktober 2026, dijadwalkan menerima pengembalian dana secara otomatis.

Sementara itu, kebijakan pengembalian dana untuk destinasi lain mengikuti ketentuan masing-masing pengelola.

Museum Kembali Menerima Pengunjung

Musée d’Orsay, sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Paris. (foto:unsplash)

Sejumlah museum dan destinasi budaya di Paris kembali menerima pengunjung pada Minggu, 25 Oktober 2026, setelah penyesuaian operasional sehari sebelumnya. Museum Louvre beroperasi pukul 09.00–18.00, sementara Musée d’Orsay dan Musée de l’Orangerie kembali melayani kunjungan sesuai jadwal.

Namun, beberapa agenda wisata masih mengalami perubahan. Fondation Cartier tetap tutup pada 25 Oktober, sedangkan program publik akhir pekan Art Basel Paris dibatalkan dengan pertimbangan keamanan.

Wisatawan disarankan memeriksa informasi resmi setiap destinasi sebelum berkunjung untuk memastikan jadwal operasional terbaru. Bagi pengunjung Museum Louvre, reservasi wajib dilakukan selama periode 17 Oktober hingga 1 November 2026.

Pastikan tiket dan jadwal masuk telah dikonfirmasi sebelum berangkat agar kunjungan untuk menikmati koleksi seni di museum ikonis Paris tersebut sesuai rencana.

Perubahan Transportasi Memengaruhi Perjalanan

Ilustrasi stasiun metro di Paris. (foto:unsplash)

Aksi demo di Paris pada Sabtu, 24 Oktober 2026, turut memengaruhi layanan transportasi umum yang menjadi andalan wisatawan untuk menjelajahi kota. Sebanyak 24 stasiun metro ditutup mulai pukul 09.00 atas permintaan kepolisian. Sejumlah layanan metro dihentikan, jalur trem T3 terdampak, dan 14 rute bus dialihkan.

Kondisi ini mengharuskan wisatawan menyesuaikan perjalanan menuju hotel, stasiun, maupun objek wisata. Pembatasan tersebut berlaku pada hari demonstrasi.

Menurut kantor pariwisata Paris, layanan metro, RER, bus, trem, dan kereta secara umum kembali beroperasi normal pada Minggu, 25 Oktober 2026. Namun, beberapa stasiun di kawasan dengan pembatasan khusus masih berpotensi tutup pada malam hari.

Wisatawan disarankan memantau pembaruan layanan melalui aplikasi RATP atau Île-de-France Mobilités sebelum bepergian. Sisihkan waktu tambahan, terutama untuk perjalanan menuju bandara, stasiun kereta, dan destinasi wisata.

Pembatasan Malam

Ilustrasi suasana jalanan Paris pada malam hari. (foto:unsplash)

Wisatawan yang ingin menikmati suasana malam Paris perlu memperhatikan pembatasan aktivitas yang berlaku hingga Senin pagi, 26 Oktober 2026. Pembatasan diberlakukan pukul 23.00–06.00 di sejumlah area, termasuk sekitar Place de la République dan sebagian kawasan Les Halles.

Aturan ini berpotensi memengaruhi akses jalan serta perjalanan kembali ke hotel. Otoritas juga membatasi demonstrasi dan perkumpulan tanpa izin di beberapa kawasan. Wisatawan diimbau mengikuti arahan petugas dan menghindari lokasi aksi untuk menjaga keamanan selama menjelajahi ibu kota Prancis.

Di luar area yang terdampak, sebagian besar objek wisata, restoran, toko, dan layanan transportasi Paris tetap beroperasi seperti biasa. Sebelum bepergian, wisatawan disarankan memeriksa informasi terbaru dari destinasi yang dituju serta merencanakan rute perjalanan, terutama saat kembali ke penginapan pada malam hari.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya