Liputan6.com, Jakarta - Lobi Mapolresta Surakarta berubah riuh saat murid Taman Kanak-Kanak mengikuti program Polisi Sahabat Anak. Tawa pecah berulang kali, dipicu gaya jenaka Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko.
Sapaan akrabnya, Mbah Con, muncul di sela-sela interaksi. Dia jongkok sejajar dengan anak-anak, menyapa satu per satu, lalu melontarkan candaan yang membuat mereka ngakak. Kesan sangar pun luruh.
Advertisement
Jawaban polos para murid saat menanggapi pertanyaan Kapolresta turut mencairkan suasana. Kunjungan yang biasanya formal menjelma momen kekeluargaan.
"Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat mereka. Jangan takut dengan polisi, karena polisi hadir untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, termasuk anak-anak," ujar AKBP Condro.
Di sela canda, Mbah Con menyisipkan edukasi ringan seputar tugas polisi dan pentingnya tertib sejak dini. Informasi dasar itu disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah diserap anak-anak.
Pendekatan hangat pada program Polisi Sahabat Anak ini membuat polisi tampil sebagai sosok yang akrab bagi murid TK. Suasana yang tercipta menunjukkan polisi bisa hadir sebagai sahabat, bukan figur yang ditakuti.