Waspada Brake Fade saat Lewat Turunan Panjang, Begini Cara Mencegahnya

Brake fade merupakan kondisi penurunan daya pengereman akibat panas berlebih. Kenali penyebab, gejala awal, hingga langkah pencegahannya.

oleh Muhammad Luthfi Naufal AqilahDiterbitkan 27 Oktober 2026, 06:05 WIB
Proses pemeriksaan dan penggantian kampas rem mobil secara berkala guna menjaga efektivitas pengereman serta mencegah timbulnya risiko brake fade akibat panas berlebih. (Daihatsu)

Liputan6.com, Jakarta - Sistem pengereman memegang peranan paling vital dalam menjaga keselamatan selama berkendara. Namun, penggunaan rem secara terus-menerus—terutama saat melewati turunan panjang atau melakukan pengereman berulang pada kecepatan tinggi—dapat memicu penurunan kemampuan rem secara drastis. Kondisi berbahaya inilah yang dikenal dengan istilah brake fade.

Dilansir dari laman Daihatsu, Selasa (27/10/2026), brake fade wajib diwaspadai oleh setiap pengemudi karena membuat kendaraan membutuhkan jarak pengereman yang jauh lebih panjang dari biasanya. Agar sistem pengereman senantiasa bekerja optimal, pengemudi perlu mengenali faktor pemicu, tanda-tanda awal, serta langkah pencegahannya.

Secara sederhana, brake fade adalah kondisi ketika kemampuan pengereman mobil menurun akibat akumulasi panas berlebih pada komponen sistem rem. Dalam kondisi normal, kampas rem bergesekan dengan cakram atau tromol untuk memperlambat laju roda, yang otomatis mengubah energi gerak menjadi energi panas.

Masalah timbul ketika pengereman dilakukan secara terus-menerus, sehingga panas tercipta lebih cepat ketimbang kemampuan komponen rem untuk melepaskannya. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh SAE International pada 2020, pengereman berulang atau berkepanjangan pada kecepatan tinggi dapat mendongkrak temperatur cakram hingga memicu brake fade.

Kondisi ini berbeda dengan rem blong biasa. Pada brake fade, rem sebenarnya masih berfungsi tetapi efektivitasnya merosot tajam akibat suhu panas. Sementara itu, rem blong murni terjadi akibat kegagalan sistem, seperti kebocoran cairan hidraulis atau kerusakan komponen.

5 Faktor Penyebab Terjadinya Brake Fade

Ketahui tanda-tanda kampas rem mobil yang habis supaya dapat mencegah kerusakan komponen lain dan hal-hal yang dapat membahayakan pengemudi.

Lonjakan temperatur yang tidak terkontrol pada sistem rem biasanya dipicu oleh beberapa kebiasaan berkendara maupun kondisi komponen berikut:

  1. Terlalu Sering Menginjak Rem di Jalan Menurun: Menahan pedal rem secara konstan saat melewati turunan panjang membuat kampas dan cakram terus-menerus menghasilkan panas tanpa sempat mendingin.
  2. Pengereman Berulang pada Kecepatan Tinggi: Aksi hard braking secara beruntun dalam waktu singkat membebani sistem termal pengereman secara berlebihan.
  3. Kampas Rem Aus atau Tidak Sesuai: Material gesek kampas yang sudah tipis atau tidak sesuai spesifikasi pabrikan akan kehilangan koefisien geseknya pada temperatur tinggi.
  4. Penurunan Kualitas Cairan Rem: Minyak rem yang telah menyerap kelembapan dapat mendidih saat suhu meningkat, membendung gelembung uap yang membuat pedal terasa spongy (lembek) atau amblas (fluid fade).
  5. Komponen Rem Kurang Optimal: Kaliper rem yang macet membuat kampas terus bergesekan dengan piringan meskipun pedal tidak diinjak, sehingga panas tercipta secara konstan.

 

Gejala Awal yang Harus Diwaspadai

ilustrasi cakram rem (procarmechanics.com)

Sebelum berujung pada situasi darurat, mobil biasanya menunjukkan beberapa indikasi fisik ketika mengalami brake fade:

  • Daya pengereman menurun: Mobil terasa lebih sulit dihentikan meskipun pedal diinjak dengan tekanan normal.
  • Jarak pengereman bertambah panjang: Membutuhkan ruang ekstra luas untuk mengurangi kecepatan kendaraan.
  • Perubahan pada pedal rem: Pedal terasa lebih dalam atau kenyal akibat gangguan pada tekanan hidraulis.
  • Bau menyengat di area roda: Aroma khas kampas yang overheat mulai tercium dari luar.
  • Muncul asap: Merupakan tanda bahaya serius yang menuntut pengemudi untuk segera berhenti dan memeriksa kondisi kendaraan.

 

Cara Tepat Mencegah dan Mengatasi Brake Fade

Untuk mencegah brake fade, manfaatkan teknik engine braking dengan berpindah ke gigi lebih rendah saat melewati turunan panjang agar putaran mesin ikut menahan laju kendaraan.

Hindari menahan pedal rem secara terus-menerus, serta rutin memeriksa ketebalan kampas dan kualitas minyak rem sesuai spesifikasi pabrikan. Hal ini juga ditegaskan oleh Penyelidik Senior KNKT, Ahmad Wildan.

Jika rem terlanjur mengalami panas berlebih, segera tebingkan mobil di tempat aman dan biarkan sistem pengereman mendingin secara alami. Jangan menyiram piringan cakram dengan air guna mencegah keretakan atau kerusakan komponen akibat perubahan suhu mendadak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya