2 Kopdes Merah Putih di Kudus Disatroni Maling, Blower AC Digondol

Dalam waktu beruntun, kasus pencurian serupa juga terjadi di KDMP Desa Dersalam, Kecamatan Bae Kudus. Dua unit blower outdoor AC juga ikut diembat maling.

oleh Arief PramonoDiterbitkan 22 Oktober 2026, 14:48 WIB
Polisi olah TKP di lokasi hilangnya dua unit blower AC KDMP Loram Wetan. (Liputa6.com/Arief Pramono)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian menyasar dua bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dua unit blower outdoor AC di area klinik koperasi Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, raib.

Dalam waktu beruntun, kasus pencurian serupa juga terjadi di KDMP Desa Dersalam, Kecamatan Bae Kudus. Dua unit blower outdoor AC juga ikut diembat maling.

Selain mencuri dua unit blower milik KDMP Loram Wetan, maling juga membobol sebuah warung makan yang berada tepat di sebelah bangunan KDMP setempat. Pelaku mencuri sejumlah peralatan pertukangan yang tersimpan dalam warung.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (21/10/2026) tersebut menimbulkan kerugian bagi pengelola koperasi dan pemilik warung. Kedua lokasi itu diketahui belum beroperasi karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan menyelesaikan pembangunan.

Manager KDKMP Desa Loram Wetan, Faisal Nur Fais mengaku menerima informasi mengenai kehilangan tersebut dari petugas penjaga melalui Bhabinkamtibmas sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah tiba di lokasi, Faisal memeriksa bangunan koperasi dan mendapati dua unit blower outdoor AC di area klinik sudah tidak ada.

"Saya dihubungi Bhabinkamtibmas pukul 14.00 WIB. Setelah sampai di sini, dua blower outdoor AC di klinik sudah tidak ada," kata Faisal.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV, sebuah mobil berwarna hitam terlihat berada di sekitar lokasi pada pukul 03.30 WIB.

Kendaraan tersebut diduga berkaitan dengan aksi pencurian, meski identitas maupun jenis mobilnya belum dapat dipastikan karena rekaman tidak memperlihatkan dengan jelas.

"Kalau dilihat dari CCTV, pelaku menggunakan mobil berwarna hitam. Tetapi, saya tidak tahu jenis mobilnya," ujar Faisal.

Mengetahui kehilangan tersebut, Faisal kemudian memeriksa kondisi bangunan koperasi dari bagian depan, belakang, hingga bagian dalam. Namun, ia tidak menemukan tanda-tanda pembobolan pada bangunan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, barang yang diketahui hilang hanya dua unit blower outdoor AC di area klinik. Kerugian akibat kehilangan tersebut diperkirakan mencapai Rp 3 juta.

Faisal menyebut, kejadian itu merupakan kali pertama pencurian terjadi di bangunan KDKMP yang dikelolanya.

Di tengah pemeriksaan kehilangan asset koperasi, pemilik warung makan yang berada tepat di sebelah bangunan tersebut, Reza, juga melaporkan kehilangan sejumlah peralatan kerja.

Barang-barang yang hilang meliputi bor, kabel, dan tang. Berbeda dengan bangunan koperasi yang tidak menunjukkan tanda pembobolan, pintu warung milik Reza ditemukan dalam kondisi rusak.

Reza baru mengetahui kejadian itu sekitar pukul 07.30 WIB saat datang untuk memeriksa barang-barang di warung yang masih dalam tahap pembangunan.

"Saya setiap hari ke sini untuk mengecek barang. Tadi pagi, saat datang, pintunya sudah dibobol. Setelah saya cek, beberapa barang ternyata sudah tidak ada," tukas Reza.

 

Polisi memasang garis polisi di KDMP Desa Loram Wetan. (Liputan6.com/Arief Pramono)

Dia menjelaskan, pembangunan warung makan tersebut baru mencapai sekitar 80 persen sehingga belum mulai beroperasi. Sejumlah peralatan yang disimpan di lokasi masih digunakan untuk menunjang proses pengerjaan.

Akibat kehilangan tersebut, Reza memperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu. "Kerugiannya kurang lebih Rp 500 ribu. Warung ini juga belum selesai, masih sekitar 80 persen," tutur dia.

Meski terjadi di dua lokasi yang berdampingan dan sama-sama mengakibatkan kehilangan barang, belum dapat dipastikan apakah kedua peristiwa tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama.

Merespona kejadian pencurian pada dua KDMP di Desa Loram Wetan dan Desa Dersalam, pihak Pemerintah Desa Rendeng pun bergegas mengamankan sejumlah asset milik KDMP desa setempat dari incaran maling.

"Karena belum ada aktivitas dan belum ada pengawasan yang maksimal, peralatan (Blower Outdoor AC) diamankan. Saya juga kaget awalnya (blower outdoor AC) tidak ada di KDMP," ujar Kepala Desa Rendeng, Muhammad Yusuf.

Yusuf menduga pengamanan sejumlah asset KDMP, disebabkan dampak hilangnya dua unit blower outdoor AC milik KDMP Desa Loram.

Hingga berita ini ditulis, identitas pelaku belum diketahui. Penanganan kasus tersebut masih menunggu keterangan lebih lanjut dari kepolisian.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya