Liputan6.com, Jakarta - Sompo Syariah resmi meluncur di Indonesia untuk membidik peluang pasar asuransi syariah yang masih terbuka luas. Kehadirannya berfokus pada penguatan literasi, perluasan kemitraan, serta pengembangan produk perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pasar asuransi syariah di Indonesia dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar di tengah tantangan rendahnya literasi dan penetrasi. Penguatan edukasi, perluasan akses, serta penyediaan produk yang relevan menjadi kunci penting dalam memacu pertumbuhan industri ini.
Advertisement
Ketua Dewan Pengawas Syariah Sompo Syariah, A. Riawan Amin, menilai potensi pasar asuransi syariah di tanah air sangat melimpah. Namun, ia menekankan agar pelaku industri tidak sekadar mengandalkan besarnya populasi masyarakat Muslim, melainkan harus mampu menawarkan nilai dan manfaat yang nyata.
"Kita tidak boleh bertahan di paradigma emotional market. We have to compete rationally. Memang memberikan the real value," ujar Riawan dalam konferensi pers peluncuran Sompo Syariah di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Menurut Riawan, perluasan jangkauan menjadi faktor krusial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Langkah ini dapat didorong melalui digitalisasi, kolaborasi dengan berbagai mitra, serta menghadirkan layanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Direktur Utama Sompo Syariah, Ratna Indrayani, menambahkan bahwa perusahaan berupaya mengeskalasi pasar melalui kemitraan strategis bersama pihak-pihak yang telah memiliki basis nasabah kuat. Strategi ini diyakini mampu membantu perusahaan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Pendekatan Edukasi
Sementara itu, Direktur Sompo Syariah, Diah Safiati Amurwani, menjelaskan bahwa pendekatan edukasi akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan karakteristik dari setiap segmen masyarakat.
"Jadi strategi kita langsung ke misalnya segmen masing-masing dan kita perkenalkan dengan produk yang mudah dulu, dengan basic explanation mengenai asuransi syariah itu seperti apa, apa perbedaan dengan konvensional," kata Diah.
Mengusung prinsip tolong-menolong atau ta'awun, Sompo Syariah mengandalkan dukungan penuh dari Sompo Group yang berpengalaman selama 130 tahun secara global. Di Indonesia sendiri, Sompo telah beroperasi selama 51 tahun dan mulai mengembangkan unit usaha syariah sejak 2017. Pengalaman panjang tersebut menjadi modal utama dalam memahami dinamika pasar domestik.
Dari sisi portofolio, Sompo Syariah telah memiliki jajaran produk seperti asuransi perjalanan, kendaraan, kebakaran, gempa bumi, kargo, properti, hingga perlindungan uang dalam penyimpanan dan pengangkutan.
Ke depan, perusahaan juga mulai memperkuat produk asuransi perjalanan untuk kebutuhan ibadah umrah, serta berencana mengintensifkan pengembangan produk perlindungan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (small and medium enterprises/SME) pada 2027.