Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggantikan Pratikno di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).
Sugiono dilantik dilantik sebagai Menko PMK yang baru sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Sisa Jabatan 2024–2029 yang ditetapkan pada 30 September 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Advertisement
Berikut profil Sugiono dari prajurit TNI hingga ke kursi Menko PMK:
Sugiono lahir di Takengon, Aceh, pada 11 Februari 1979. Dia mengenyam pendidikan hingga SMA di Taruna Nusantara Magelang, lalu melanjutkan kuliah ke Norwich University (AS) dalam jurusan Teknik Komputer, serta meraih gelar magister ganda dari University of Konstanz (Jerman).
Sebelum terjun ke dunia politik, Sugiono merupakan anggota TNI Angkatan Darat. Pada periode 2002-2004, ia bertugas sebagai perwira TNI AD dengan pangkat terakhir Letnan Satu di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Setelah meninggalkan dinas militer, Sugiono kemudian menjadi sekretaris pribadi Prabowo Subianto. Dari lingkungan tersebut, ia ikut terlibat dalam proses awal pendirian Partai Gerindra pada 2008 dan menjadi salah satu kader yang berkembang bersama partai tersebut.
Karier Sugiono di Gerindra terbilang moncer. Ia pernah menjabat Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Bidang Kaderisasi dan Informasi Strategis pada 2014-2020, kemudian menjadi Wakil Ketua Harian DPP Gerindra pada 2020-2025. Ia juga pernah dipercaya sebagai Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI pada 2021-2024.
Masuk DPR hingga Jadi Menteri Luar Negeri
Sugiono pertama kali terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah I pada Pemilu 2019. Di parlemen, ia dipercaya menjadi Wakil Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024 yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi. Pada Pemilu 2024, ia kembali terpilih sebagai anggota legislatif.
Kariernya di pemerintahan berlanjut setelah Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024. Sugiono kemudian ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Retno Marsudi.
Sebagai Menlu, Sugiono mewakili Indonesia dalam sejumlah forum internasional, termasuk KTT BRICS di Rusia dan berbagai pertemuan ASEAN. Dalam forum-forum tersebut, ia membawa sejumlah agenda diplomasi Indonesia, termasuk isu stabilitas global, ketahanan pangan, investasi, dan kemanusiaan.
Jadi Sekjen Gerindra
Di tengah kariernya sebagai menteri, Sugiono juga dipercaya memegang posisi penting di internal Partai Gerindra.
Pada 1 Agustus 2025, Prabowo menetapkan Sugiono sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra menggantikan Ahmad Muzani yang telah menduduki posisi tersebut sejak partai berdiri pada 2008.
Penunjukan tersebut menambah peran Sugiono di lingkungan pemerintahan dan partai. Profil resmi Gerindra juga mencatat perjalanan Sugiono dari lingkungan militer, menjadi sekretaris pribadi Prabowo, hingga terlibat dalam pendirian partai pada 2008.
Kini, Sugiono kembali mendapat penugasan baru di pemerintahan sebagai Menko PMK. Ia dilantik Prabowo bersama sejumlah pejabat lain dalam rangkaian reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis (1/10/2026).