Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan produk beras premium Bulog tersedia di toko ritel modern. Ada tambahan alokasi 300 ribu ton beras premium untuk disebar ke berbagai tempat.
Rizal mengatakan Bulog telah menggandeng Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk menyalurkan beras premium ke toko ritel modern. Dia pun membantah beras premlum langka di pasaran.
Advertisement
"Enggak. Kita sudah produksi sesuai dengan bahkan sudah buat perjanjian dengan teman-teman Aprindo ya, khususnya. Semua ritel-ritel modern kita dukung," kata Rizal ditemui di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, dikutip Rabu (30/9/2026).
Ada dua produk berss premium Bulog, yakni Setra Befood dan Punokawan. Keduanya diproduksi khusus sebagai produk komersial Bulog. Demi mengejar 300 ribu ton penyaluran, Rizal pun menggandeng 868 penggilingan beras premium.
"Perintah Pak Menteri kan mintanya 300.000. Nah, kami lagi ngejar ini, makanya kami mohon maaf, melibatkan sekitar 868 ya, penggilingan-penggilingan padi yang mampu membuat beras premium, kami libatkan," ucap dia.
"Kami tidak melihat itu ada masalah apa dan sebagainya, perintah pimpinan untuk menyalurkan 300.000 ton segera. Nah, itu kami sedang kejar. Nah, sekarang lebih kurang sudah hampir sekitar 60.000 ton kami sudah gelontorkan ke pasar dari Sabang sampai Merauke," Rizal menambahkan.
Beras Premium Disebut Langka
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso merespons kelangkaan beras premium kemasan 5 kg yang belakangan dikeluhkan di sejumlah ritel modern. Ia menegaskan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berkoordinasi dengan Perum Bulog dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) agar pasokan beras Bulog bisa segera memenuhi rak-rak ritel.
Hal tersebut disampaikan Budi di sela acara Peluncuran Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 dan Trade Corporate University Kemendag, Rabu (2/9/2026).
Mengenai kemungkinan masuknya beras Bulog ke jaringan ritel anggota Aprindo, Budi menjelaskan bahwa produk tersebut sebenarnya sudah tersedia di pasaran . "Sekarang kan ada beras premium juga dari Bulog, namanya Befood," ujar Budi.
Masuk Jaringan Ritel
Ia menambahkan, Kemendag terus mendorong agar beras Bulog, termasuk lini produk Befood (Befood), dapat dipasok lebih masif guna mengatasi kelangkaan beras premium 5 kg di masyarakat.
"Aprindo kan yang jualan ya, jadi kita koordinasi terus justru supaya Bulog bisa memasok ke Aprindo," jelasnya.
Selain beras premium, Budi mengungkapkan bahwa Kemendag dan Bulog tengah menyiapkan varian beras medium yang rencananya turut didistribusikan ke jaringan ritel modern dalam waktu dekat.