Liputan6.com, Jakarta - Agen OpenAI dilaporkan mencoba masuk ke empat situs pemerintah dan berhasil dalam satu kasus. Berita ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (28/9/2026) kemarin.
Informasi lain yang juga populer datang dari Apple yang resmi memperpanjang lisensi paten Qualcomm hingga 2027.
Advertisement
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. Agen OpenAI Coba Bobol Situs Web Demi Cari Informasi Ini
Agen AI milik OpenAI disebut selama berbulan-bulan mencoba berbagai cara untuk menemukan informasi yang sulit dicari melalui internet. Dalam beberapa kasus, agen itu bahkan mencoba mencari celah keamanan pada layanan yang menjadi sumber data.
Dikutip dari TechCrunch, Senin (28/9/2026), OpenAI mengatakan hasil pemeriksaan awal menunjukkan sebagian besar aktivitas yang ditemukan Transluce berkaitan dengan kasus yang sedang diselidiki perusahaan.
Transluce sendiri merupakan lembaga nirlaba yang meneliti perilaku dan keamanan sistem AI. OpenAI juga sudah menghubungi puluhan pihak yang terdampak.
Peneliti menemukan agen yang mencoba mengambil data publik milik Amerika Serikat (AS), perpustakaan digital University of New Mexico, dan Australian Institute of Health and Welfare (AIHW).
Yang menarik, agen itu tidak sejak awal diberi tugas untuk melakukan serangan siber. Mereka justru diminta mencari informasi seperti statistik penegakan narkoba di Thailand, biaya obat di Australia, dan pendapatan rata-rata lulusan magister di AS.
2. Apple Perpanjang Lisensi Paten Qualcomm hingga 2027
Apple dan Qualcomm resmi memperpanjang perjanjian lisensi paten global. Sebelumnya, kontrak tersebut ditandatangani pada 2019 dengan tanggal efektif mulai 1 April 2027.
Langkah ini memastikan kerja sama teknologi komunikasi seluler kedua raksasa teknologi tersebut tetap berlanjut, meskipun Apple terus mengembangkan komponen modem sendiri. Demikian sebagaimana diwartakan Apple Insider, Senin (28/9/2026).
Qualcomm mengumumkan perpanjangan kontrak ini secara singkat tanpa memberikan rincian finansial maupun durasi pasti dari perjanjian baru itu.
Perjanjian sebelumnya memiliki masa berlaku awal lima tahun, dengan opsi perpanjangan selama dua tahun, yaitu akan berakhir pada Maret 2027.
“Kami senang dapat memperpanjang perjanjian lisensi dengan Apple," ujar Executive Vice President dan General Manager Qualcomm Technology Licensing, John Han.
Pada Januari 2017, Apple mengajukan gugatan terhadap Qualcomm atas tuduhan monopoli, monopsoni, dan penahanan dana royalti senilai hampir USD 1 miliar (sekitar Rp 17,9 triliun).
3. 4 Alasan Google Maps Kasih Rute Beda Meski Titik Lokasi dan Tujuan Sama
Google Maps terkadang bisa menyarankan rute berbeda pada tiap pengguna meski berangkat (titik lokasi) dan menuju tujuan yang sama. Selisih waktunya bahkan dapat mencapai beberapa menit.
Kasus ini tentu membuat pengguna memunculkan banyak pertanyaan, terutama kenapa Google tidak menyeragamkan rute untuk semua orang.
Dilansir Make Use Of, Senin (28/9/2026), perbedaan rute tersebut umumnya dipengaruhi oleh kombinasi variabel algoritma real-time dan penyesuaian di dalam menu pengaturan aplikasi.
Berikut merupakan tiga pengaturan yang bisa mengubah rute perjalanan kamu.
1. Rute Hemat Bahan Bakar
Google menambahkan fitur rute hemat bahan bakar ke Maps beberapa tahun lalu dan secara otomatis sudah aktif. Fitur ini memungkinkan pengemudi diarahkan ke rute lebih hemat bahan bakar daripada rute tercepat, selama estimasi waktu kedatangannya relatif seimbang.
Cara kerjanya adalah rute dengan jalan relatif datar, batas kecepatan stabil, dan lebih sedikit titik pemberhentian akan diprioritaskan dibandingkan rute pendek yang harus melewati curam atau kemacetan.
Jika rute yang lebih efisien ini menambah waktu perjalanan sekitar 2 hingga 3 menit, Google Maps akan memilihnya secara otomatis.