Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa Joko Widodo (Jokowi) tetap menunjukkan sikap yang sama, sejak awal mereka saling kenal hingga usai menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Luhut menyampaikan bahwa purna tugasnya Jokowi dari kursi kepresidenan tidak sedikit pun mengubah hubungan personal yang telah terjalin erat di antara keduanya. Ia menegaskan masih terus menjaga komunikasi dengan Jokowi meskipun kini tidak lagi berada dalam ikatan kerja pemerintahan.
Advertisement
"Kami berkawan dan saya tidak melihat ada perubahan Pak Jokowi dari apa yang saya kenal dulu sampai dengan hari ini. Sampai di waktu Presiden jadi bos saya maupun sekarang setelah tidak, kami tetap berteman dengan baik," ujar Luhut dalam perayaan 25 tahun Yayasan Del di Sopo Del Tower, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Sebut Jokowi Sosok Baik dan Patut Diteladani
Luhut menilai Jokowi memiliki sejumlah karakter dan kepemimpinan yang patut dijadikan contoh. Meskipun setiap manusia tentu memiliki kekurangan, Luhut mengajak publik untuk menilai seseorang secara utuh dan tidak hanya berfokus pada kelemahannya.
"Karena saya pikir orang ini orang baik yang patut dicontoh. Kurang? Ya pastilah ada kurangnya. Kita sebagai manusia harus juga melihat orang secara utuh, jangan hanya melihat kurangnya saja," tegas Luhut.
Jasa Besar dalam Karier Pemerintahan
Dalam kesempatan tersebut, Luhut turut mengenang besarnya kontribusi dan kepercayaan yang diberikan Jokowi terhadap perjalanan kariernya selama menjabat di jajaran kabinet pemerintahan. Menurutnya, Jokowi selalu memberikan ruang yang luas baginya untuk mengoptimalkan potensi serta menjalankan berbagai tugas strategis negara.
"Di Pak Jokowi saya enggak bisa lupa karena beliau memberi saya kesempatan untuk mengeluarkan potensi yang ada di diri saya," pungkasnya.