Aulia Sarah Ungkap 3 Transformasi Karakternya di Film Pirunduk, Terakhir Selalu Basah-basahan

Aulia Sarah menyebut karakter Siti di film Pirunduk adalah peran paling menantang dalam kariernya.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 25 September 2026, 14:06 WIB
Aulia Sarah dalam konferensi pers film Pirunduk, 24 September 2026.

Liputan6.com, Jakarta - Pichouse Films, Pentana Production Studio, dan Bimasakti Pictures Production resmi merilis official poster dan trailer film horor Pirunduk pada Kamis (24/9/2026). Film berlatar Kalimantan Selatan tahun 1980-an ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 22 Oktober 2026.

Sebagai informasi, dalam bahasa Banjar kata Pirunduk berarti ‘menundukkan’. Konon, kata ini digunakan sebagai istilah mantra penakluk untuk memikat hati seseorang. 

Aulia Sarah didapuk memerankan Siti, perempuan yang menggunakan ilmu keramat ini. Bintang film KKN di Desa Penari ini mengakui Siti adalah karakter dengan aneka tantangan yang mesti ia hadapi. 

"Tantangannya sendiri untuk karakter Siti memang layer-nya banyak sekali ya. Di awal dia belum pakai Pirunduk, tantangannya lebih ke menjadi Siti yang pasif, tidak berdaya, dan nurut sama suami. Terus ketika dia pakai Pirunduk, power-nya bertambah dan dia mulai berani berhadapan dengan orang-orang," ujar Aulia dalam konferensi pers di MD Place, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Perubahan karakter Siti tidak berhenti di situ, mengingat kekuatan ilmu hitam yang dipelajarinya justru membawa sisi kesombongan baru. "Bisa dibilang Siti ketika pakai Pirunduk dia agak sedikit sombong ya. Sedikit sombong, karena kayak oh nyaman ya, ternyata menundukkan banyak orang gitu. Terus ketika dia mati ya, mati menjadi Siti gentayangan," lanjut Aulia.

 


Aulia Sarah Jadi Arwah yang Selalu Tampil Basah

Aulia Sarah dalam film Pirunduk. (Pichouse Films, Pentana Production Studio, dan Bimasakti Pictures Production)

Pengalaman unik justru muncul saat Aulia memerankan sosok arwah gentayangan Siti di sepanjang film. Kondisi basah kuyup harus dijalaninya di setiap pengambilan gambar, tanpa memandang waktu syuting berlangsung siang atau malam.

"Ini fun fact nih yang aku mau ceritain. Mungkin memang mengerikan dilihatnya, tapi kalau aku merasa ketika menjadi arwah Siti itu malah dingin banget, karena setiap take aku harus dalam keadaan basah. Outfitnya basah, rambutnya basah, full basah, mau siang, mau malam, mau pagi buta pun kayak selalu dalam keadaan basah lepek gitu kayak abis kecebur got," ungkap Aulia sambil tertawa kecil.

Status sebagai film paling menantang yang pernah ia terima pun disematkan Aulia untuk Pirunduk, dengan beberapa alasan lain.

Lanjut Baca:

"Ini adalah film yang paling challenging yang pernah aku terima karena karakter Siti itu banyak banget layer-nya, terus dimensi background karakternya itu sangat banyak sekali. Bayangin aku harus belajar bahasa Banjar, aku harus belajar bagaimana caranya membawa kapal jukung di tengah sungai yang di mana seorang Aulia tidak bisa berenang ya," tutur Aulia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya