PSI Tak Gentar Ambang Batas Parlemen 5%: Full Endorse Jokowi

PSI tidak memiliki kursi di DPR sehingga akan menerima dan mengikuti keputusan yang diambil parlemen.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 24 September 2026, 20:45 WIB
Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni menegaskan partainya siap menghadapi berapa pun besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) yang nantinya ditetapkan untuk Pemilu 2029, termasuk jika dipatok 5 persen.

Raja Juli mengatakan PSI tidak memiliki kursi di DPR sehingga akan menerima dan mengikuti keputusan yang diambil parlemen terkait besaran ambang batas tersebut.

"Ya, kami pada dasarnya kita, kami tidak ada di parlemen, tidak ada di DPR ya. Apa pun yang diputuskan oleh parlemen, PSI Insya Allah siap ya," kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Menurut Raja Juli, PSI telah memiliki pengalaman mengikuti dua kali pemilu. Dia juga menyebut PSI kini dipimpin Kaesang Pangarep dan mendapat dukungan dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

"Apalagi Insya Allah dengan pengalaman dua kali pemilu, sekarang ada Mas Kaesang sebagai Ketua Umum, lalu kemudian Pak Jokowi insyaallah juga full meng-endorse PSI, Insya Allah kami enggak ada masalah," jelasnya.

Meski menyatakan siap menghadapi kenaikan ambang batas, Raja Juli menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan ketentuan ambang batas parlemen 4 persen berlaku secara konstitusional bersyarat untuk Pemilu 2029 dan pemilu berikutnya.

MK juga memerintahkan perubahan norma serta besaran ambang batas dengan berpedoman pada sejumlah persyaratan.

 

PSI Soroti Perubahan Ambang Batas Parlemen

Raja Juli menilai perubahan ambang batas perlu mempertimbangkan agar suara pemilih tidak kehilangan representasi di DPR.

"Yang jadi persoalan adalah Putusan MK ya, yang terang-terang mengatakan bahwa perlu ada formulasi yang lebih tepat agar suara rakyat itu tidak mubazir. Suara rakyat tidak sia-sia. Kan udah ada tuh angkanya ya, sekitar 16 juta suara yang kemudian tidak ada representasinya di DPR dengan threshold 4 persen. Kalau 5 persen kira-kira berapa?" tutur dia.

Karena itu, Raja Juli menekankan pentingnya formulasi ambang batas yang menurutnya berkeadilan dan demokratis.

"Jadi saya kira formulasi yang berkeadilan dan demokratis saya kira itu yang jadi penting. Tapi kalau bagi PSI Insya Allah ya, berapa pun kami siap fight di 2029," pungkas Raja Juli.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya