Liputan6.com, Jakarta - Pengguna ponsel Samsung kini bisa sinkronisasi foto dan video di aplikasi Galeri bawaan ke Google Photos.
Langkah ini meluncur seiring pemberhentian dukungan integrasi native Microsoft OneDrive pada 30 September 2026.
Advertisement
Dikutip dari CNET, Senin (21/9/2026) peluncuran akan tersedia bergantung pada model perangkat, wilayah, serta jenis akun.
Menurut pembocor Ice Universe di platform X, opsi “Cadangkan foto dan video” muncul di Pengaturan Galeri.
Untuk memanfaatkan fitur ini, pengguna wajib memiliki ponsel Samsung dengan versi Android 13 atau terbaru dan akun Google pribadi. Cara mengeceknya, buka Pengaturan (Settings) > Tentang Ponsel (About Phone) > Informasi perangkat lunak (Software information) kemudian lihat bagian Versi Android (Android version).
Setelah mencadangkan Galeri ke Google Photos berhasil, pengguna dapat mengakses media melalui aplikasi Galeri Samsung, Google Photos, dan photos.google.com.
Fitur ini mendukung pencadangan foto, video, album, folder unduhan, hingga metadata seperti lokasi daftar favorit.
Keterbatasan Fitur
Meskipun mempermudah ruang penyimpanan, akun Google Workspace dan akun anak di bawah pengawasan orang tua tidak bisa menggunakan fitur ini.
Ditambah, konten yang disinkronkan dari Galeri tidak akan muncul pada fitur Google seperti Memories, Highlights, Live Albums, atau pencarian, kecuali pengguna mengaktifkan fitur pencadangan langsung dari aplikasi Google Photos.
Cara Sinkronisasi Media ke Google Photos
Cara mengaktifkan backup di Google Photos adalah dengan membuka aplikasi Galeri Samsung > ketuk menu garis tiga di pojok kanan bawah > Pengaturan (Settings) > Sync photos and videos > pilih akun Google yang diinginkan dan berikan izin akses media.
Namun, opsi ini belum meluas ke seluruh pengguna. Sebagai catatan, menghapus atau mengedit media di salah satu aplikasi akan mengubah juga di kedua platform serta penyimpanan cloud.
Sinkronisasi ini bersifat opsional dan bisa dimatikan kapan saja tanpa menghapus file yang sudah tersimpan sebelumnya.