Liputan6.com, Jakarta - Kondisi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar dan wilayah sekitarnya mulai kondusif.
Situasi serupa terpantau di Kabupaten Gowa, Takalar, dan Maros. Aktivitas pengisian BBM di SPBU berlangsung lebih tertib. Antrean kendaraan juga tidak lagi mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi pengisian.
Advertisement
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyebut kondisi tersebut tidak terlepas dari koordinasi yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH).
Koordinasi dilakukan untuk memantau penyaluran BBM sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, mengatakan kondisi di sejumlah SPBU telah menunjukkan perkembangan yang lebih kondusif.
"Kondisi penyaluran BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros saat ini sudah lebih kondusif. Ini tentu merupakan hasil kerja bersama antara Pertamina, pemerintah daerah, dan APH yang terus berkoordinasi dan melakukan pemantauan di lapangan," ujar Okky dalam keterangan tertulis, Rabu (16/9/2026).
Selain menjaga ketertiban di SPBU, Pertamina juga memastikan distribusi pasokan BBM kepada lembaga penyalur terus dilakukan secara rutin.
Penyaluran disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi di masing-masing wilayah. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi dan distribusi BBM berlangsung secara berkelanjutan.
Beli Sesuai Kebutuhan
Okky mengatakan Pertamina terus memantau kondisi SPBU dan memastikan pasokan BBM tetap tersedia melalui distribusi kepada lembaga penyalur.
"Dari sisi Pertamina, kami terus berupaya menjaga agar penyaluran BBM berjalan secara berkelanjutan. Distribusi ke lembaga penyalur terus kami lakukan dan kondisi di lapangan terus kami monitor. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan APH apabila terdapat dinamika dalam penyaluran," tambah Okky.
Pertamina mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban di sekitar SPBU. Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat agar pelayanan BBM kepada masyarakat semakin baik.
Di sisi lain, masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti arahan petugas di SPBU. Pembelian secara berlebihan diharapkan dapat dihindari agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat lainnya tetap memperoleh pelayanan.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk menyampaikan informasi maupun pengaduan terkait produk dan layanan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Layanan tersebut tersedia selama 24 jam untuk menerima pertanyaan maupun pengaduan pelanggan.
Dengan kondisi SPBU yang mulai lebih tertib dan distribusi pasokan yang terus dijaga, Pertamina berharap pelayanan BBM di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros dapat berlangsung secara lancar serta sesuai kebutuhan masyarakat.