Kronologi Penangkapan WN China Tombak dan Masak Penyu Raja Ampat

WN China berinisial WS coba kabur lewat Makassar.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 16 September 2026, 11:30 WIB
WNA tombak penyu di Raja Ampat lalu dikonsumi (Foto: Tangkapan layar IG urban.hikers)

Liputan6.com, Jakarta - Viral sebuah video memperlihatkan warga negara asing (WNA) asal China melakukan aktivitas di Raja Ampat. WN China berinisial WS itu yang berprofesi sebagai instruktur selam asal China itu terlihat membawa speargun dan mengarahkannya ke seekor penyu di sekitar terumbu karang.

Kasus ini semakin menjadi sorotan setelah beredar dokumentasi yang diduga menunjukkan penyu tersebut telah mati dan dimasak.

Pihak Imigrasi bergerak cepat dengan mengamankan WN China tersebut saat hendak coba keluar dari Indonesia.

"Warga negara Tiongkok berinisial WS yang diduga melakukan spearfishing ilegal di Raja Ampat berhasil diamankan petugas Imigrasi Makassar saat hendak keluar Indonesia melalui Makassar," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Hendarsam Marantoko kepada Liputan6.com yang juga telah diunggah melalui akun sosial media Instagram miliknya, Selasa (16/9/2026).

Coba Kabur Lewat Makassar

WN China tombak penyu di Raja Ampat Saat Diamankan Imigrasi (Foto: Ditjen_Imigrasi)

Dia menegaskan, WS boleh berpindah tempat, tetapi tidak bisa lepas dari pantauan imigrasi. Menurut Hendarsam, sejak awal, pergerakan WS telah dipantau terus oleh imigrasi.

"Sejak awal pergerakan WS telah terpantau melalui sistem informasi pelayanan penumpang atau SIPP dan yang bersangkutan dimasukkan ke dalam daftar of interest atau SOI, ketika terdeteksi akan meninggalkan Indonesia melalui Makassar, petugas langsung melakukan pengamanan," papar dia.

"Ini menunjukkan bahwa pengawasan keimigrasian hari ini tidak hanya mengandalkan pemeriksaan di lapangan, sistem kita bekerja, data kita terhubung, dan pergerakan orang asing yang menjadi perhatian dapat langsung kita pantau," sambung dia.

 

 

Diperiksa di Imigrasi Sorong

WN China tombak penyu di Raja Ampat Saat Diamankan Imigrasi (Foto: Ditjen_Imigrasi)

Hendarsam menjelaskan, WS dibawa kembali ke Kantor Imigrasi Sorong. Tujuannya, kata dia, untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"WS selanjutnya akan dibawa kembali ke kantor Imigrasi Sorong untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam dan proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku," kata dia.

Di sisi lain, Hendarsam pun mengingatkan, Indonesia terbuka bagi siapa pun yang ingin datang dengan niat baik.

"Tapi jangan pernah menganggap keramahan Indonesia sebagai suatu kelemahan. Warga negara asing yang datang ke Indonesia wajib menghormati hukum, alam, dan kedaulatan negara kita yang sejalan dengan semangat Imigrasi untuk Rakyat," tutup Hendarsam.

Foto dan Video Viral

Sebelumnya viral foto dan video di sosial media Instagram seorang WNA yang tengan melakukan penyelaman di Raja Ampat. Dijelaskan, terlihat dalam video, dugaan perburuan penyu di kawasan Raja Ampat.

"Dalam rekaman tersebut, seorang instruktur selam asal China terlihat membawa speargun dan mengarahkannya ke seekor penyu di sekitar terumbu karang. Dugaan kejadian itu dilaporkan berlangsung di kawasan Piaynemo pada 9–11 September 2026," tulis akun @bndct.id.

Disebutkan, kasus semakin menjadi sorotan setelah beredar dokumentasi yang diduga menunjukkan penyu tersebut telah mati dan dimasak.

"Pemerintah Kabupaten Raja Ampat menyebut dokumentasi foto, video, serta bukti pendukung lainnya telah dilampirkan dalam laporan kepada pihak terkait. Namun, keterkaitan seluruh dokumentasi tersebut masih harus dibuktikan melalui penyelidikan resmi," tulis akun @bndct.id.

"WNA yang disebut dalam laporan sebagai Wei Shang kemudian dikabarkan diamankan di Makassar untuk menjalani proses lebih lanjut. Masyarakat adat dan pemerintah daerah mendorong agar kasus ini ditangani secara transparan, mengingat pentingnya perlindungan ekosistem laut Raja Ampat," tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya