Liputan6.com, Jakarta - Polisi menangkap dua terduga pembunuh dan perampok Isnandar Ahmad. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Kedua pelaku bernama Riki Perlian (26) dan Nur Hidayat (39).
Kasatreskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir mengatakan, kedua pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Riki diamankan di wilayah Lampung Selatan, sedangkan Nur Hidayat ditangkap di Lampung Timur.
Advertisement
"Benar, sudah tertangkap, ada dua orang pelaku. Satu pelaku ditangkap di Lampung Selatan dan satu lainnya di Lampung Timur," kata Iksir, Selasa (15/9/2026).
Penangkapan dilakukan tim gabungan Polres Lampung Timur dan Jatanras Polda Lampung pada Selasa dini hari.
Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus. Salah satu pelaku disebut melakukan perlawanan sehingga polisi memberikan tindakan tegas dan terukur.
"Satu pelaku diberikan tindakan tegas terukur, sudah diberikan tindakan perawatan. Saat ini keduanya masih dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui motif pembunuhan tersebut," bebernya.
Polisi kini masih mendalami keterangan kedua tersangka untuk mengungkap motif serta rangkaian aksi pembunuhan tersebut.
Sebelumnya, Isnandar Ahmad ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun V, Desa Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur.
Korban diduga kuat meninggal akibat menjadi korban tindak pidana pembunuhan serta perampokan. Mobil, ponsel hingga perhiasan milik korban raib digasak kedua pelaku.
Dalam video yang beredar, terlihat tubuh korban tergeletak di dalam rumah dalam kondisi bersimbah darah. Pada tubuh korban juga ditemukan luka akibat benda tajam.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Kedua pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif, peran masing-masing, serta kronologi lengkap pembunuhan Isnandar Ahmad.