Liputan6.com, Jakarta - PT Toyota Astra Motor (TAM) mencatatkan penjualan cukup positif di sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Selama 8 bulan pertama tahun ini, raksasa otomotif asal Jepang itu secara wholesales sales atau penjualan dari pabrik ke dealer mencapai 175.932 unit, atau naik 9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Namun, untuk penjualan model konvensional atau bensin atau diesel, justru menyusut dan segmen elektrifikasi atau xEV mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.
Advertisement
Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, penjualan elektrifikasi Toyota tembus 38.769 unit, atau melonjak 86 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang hanya 20.850 unit. Kontribusinya terhadap total penjualan naik dari 12,8 persen menjadi 21,9 persen.
Jika komponen xEV dikeluarkan, penjualan model non-elektrifikasi Toyota hanya 137.163 unit, turun sekitar 3.067 unit atau 2,2 persen dari 140.230 unit tahun lalu.
Dengan kata lain, pertumbuhan bersih 14.852 unit sepenuhnya ditutup oleh lonjakan segmen elektrifikasi yang bertambah 17.919 unit.
Sementara itu, pada kuartal satu 2026 justru turun 9 persen menjadi 60.584 unit dari 68.955 unit. Kuartal kedua berbalik naik 34 persen menjadi 73.348 unit dari 54.892 unit.
Secara total, penjualan mencapai 42.000 unit atau naik 13 persen dari 37.233 unit.
Rata-rata penjualan bulanan Toyota pada Juli hingga Agustus berada di kisaran 21.000 unit, lebih tinggi dibandingkan rata-rata Kuartal satu sebesar 20.195 unit per bulan, meski belum menyamai puncak Kuartal kedua yang mencapai 24.449 unit per bulan.
"Pemulihan sejak kuartal kedua menunjukkan permintaan pasar kembali terbentuk, dan elektrifikasi menjadi mesin pertumbuhan utama kami," ujar Marketing Director PT Toyota Astra Motor Bansar Maduma.
Dari sisi model, Avanza dan Veloz HEV memimpin dengan 42.082 unit atau 24 persen dari total penjualan.
Kijang Innova menyusul dengan 40.384 unit (23 persen), Calya 22.540 unit (13 persen), Rush 20.452 unit (11 persen), dan Hilux 12.877 unit (7 persen).
Kelima model itu menyumbang 138.335 unit atau 78,6 persen dari seluruh penjualan Toyota.
Segmen Elektrifikasi Toyota
Di segmen elektrifikasi, Kijang Innova Zenix HEV menjadi penyumbang terbesar dengan 17.845 unit, diikuti Veloz HEV 15.554 unit dan Yaris Cross HEV 2.114 unit.
Ketiganya menguasai 35.513 unit atau 91,6 persen dari total penjualan xEV Toyota, menyisakan 3.256 unit dari model elektrifikasi lainnya.
Angka tersebut memperlihatkan pergeseran preferensi di dalam nameplate yang sama. Varian hybrid menyumbang 44,2 persen dari total penjualan Kijang Innova dan 37 persen dari total penjualan Avanza-Veloz.
Elektrifikasi tidak lagi menjadi varian pelengkap, melainkan porsi signifikan dari volume model terlaris.
Permintaan Veloz HEV tercatat sekitar 2.000 unit surat pemesanan kendaraan (SPK) per bulan, dengan akumulasi lebih dari 20.000 unit sepanjang November 2025 hingga September 2026.
"Respons terhadap Veloz HEV menegaskan bahwa konsumen Indonesia siap beralih ke teknologi elektrifikasi ketika tersedia pada segmen harga yang terjangkau," pungkas Bansar.