Penjualan Toyota di Jawa Tengah Sempat Oleng Gara-Gara Opsen

Pajak opsen yang diberlakukan di Jawa Tengah, ternyata sempat membuat penjualan Toyota di wilayah ini terganggu

oleh Arief AszhariDiterbitkan 15 September 2026, 12:02 WIB
Dihantam Pajak Opsen, Penjualan Toyota di Jawa Tengah Sempat Terganggu (Arief A/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Pajak opsen yang diberlakukan di Jawa Tengah, ternyata sempat membuat penjualan Toyota di wilayah ini cukup terganggu. Bahkan, pada kuartal pertama tahun ini, raksasa otomotif asal Jepang tersebut, mengalami penurunan sebesar 19 persen.

Berbicara angka, pada kuartal pertama 2025, penjualan Toyota di Jawa Tengah mencapai 3.838 unit, dan pada periode yang sama tahun ini hanya mencapai 3.105 unit.

"Penjualan kita turun pada kuartal pertama tahun ini, dibanding tahun lalu karena pajak opsen, yang dikenakan kira-kira 66 persen dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)," jelas Jodjana Jody, Vice President Director Nasmoco, dealer resmi Toyota di Jawa Tengah, saat media test drive di Yogyakarta, Senin (14/9/2026).

Sementara itu, untuk penjualan kuartal kedua dan ketiga, angkanya sudah kembali lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu, yaitu sebanyak 3.532 unit pada kuartal kedua 2026, atau naik 36 persen dibanding 2.603 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan kuartal ketiga 2026, penjualan mencapai 2.288 unit, atau naik 23 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.854 unit.

Secara kumulatif, penjualan Toyota dari Januari hingga Agustus 2026 di Jawa Tengah, mencapai 8.925 unit atau meningkat 7,6 persen dibanding 8.295 unit pada periode yang sama tahun lalu.

"Kuartal satu tahun lalu, itu belum ada (pajak opsen) sehingga masyarakat berbondong-bondong beli, dan penjualannya itu meningkat cukup tajam. Nah, kuartal satu tahun ini, sudah kena pajak opsen," tambah Jodjana.

Model Toyota Terlaris di Jawa Tengah

Berbicara model, Toyota Avanza masih yang terlaris dengan penjualan sebanyak 1.543 unit atau 17,3 persen, disusul Innova 1.370 unit atau 15,4 persen, dan Veloz HEV sebanyak 1.130 unit atau 11,2 persen.

Di posisi selanjutnya, ada Zenix HEV sebanyak 995 unit atau 11,2 persen, dan Calya sebanyak 893 unit atau 10 persen.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya