Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Hilang Kontak dan 3 Awak Kapal Masih Nihil

Area pencarian diperluas dengan melibatkan 14 kapal.

oleh Devira PrastiwiDiterbitkan 12 September 2026, 18:56 WIB
Kapal Polisi (KP) Sanjaya dikerahkan untuk mencari lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda. (Dok. Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Operasi pencarian lima jurnalis hilang kontak dan tiga awak kapal saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau kembali dilakukan di sekitar Gunung Krakatau dan Pulau Sertung, Banten, hari ini Sabtu (12/9/2026). Namun hingga sore ini, keberadaan mereka belum ditemukan.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, Kapal Polisi (KP) Sanjaya telah melakukan pemantauan di sekitar kawasan tersebut.

Menurut dia, tim menempuh perjalanan sekitar 80 mil atau 140 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih delapan jam.

"Kita memantau sekaligus mencari keberadaan rekan-rekan kita, dan kembali ke sini dengan perjalanan selama 8 jam selepas 80 mil dengan jarak kurang lebih 140 kilometer. Hasil hari ini masih nihil, kita tidak menjumpai keberadaan mereka," ujar Hengki usai melakukan operasi pencarian di Dermaga Ciwandan, Banten, dikutip dari Antara, Sabtu (12/9/2026).

Dia menjelaskan, dalam operasi tersebut, pasukan Polda Banten turut melibatkan dua keluarga jurnalis yang hilang, yakni fotografer lepas Donal Husni dan dari iNews Yudistira.

Mereka melakukan pemantauan di sekitar Pulau Sertung melalui pengamatan visual menggunakan teropong.

 

Kerahkan 14 Kapal

Hengki mengatakan, operasi pencarian juga terus diperluas. Pada hari kelima, Tim SAR Gabungan mengerahkan 14 kapal yang dibagi ke dalam tujuh sektor pencarian.

"Hari keempat itu cuman 12 kapal dan 6 sektor, dibagi, dan hari ini 14 kapal, 7 sektor. Nanti kita akan terus update kembali sambil menunggu yang lain kembali dan menyelesaikan pemantauan di wilayah masing-masing," papar Hengki.

Hengki menegaskan pemerintah terus berupaya maksimal untuk menemukan tim jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih hilang kontak. Dia mengatakan, seluruh sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendukung dikerahkan dalam operasi tersebut.

"Kita berusaha sekuat tenaga untuk mencari dengan personel dan sarana-prasarana pendukung yang saya rasa sangat mumpuni, ya, namun, dibarengi juga tentu doa kita semua supaya segera menemukan titik terang keberadaan rekan-rekan kita," tutur Hengki.

 

Area Pencarian Diperluas

Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas wilayah pencarian melalui jalur laut dan udara terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad, perluasan area dilakukan dengan membagi wilayah pencarian ke dalam sejumlah sektor. Seluruh unsur SAR dikerahkan untuk menyisir area yang telah ditentukan.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," kata Al Amrad.

Dia menjelaskan, pencarian melalui jalur laut dibagi menjadi enam sektor, yakni Sektor T, U, Z, W, X, dan Y. Total luas area pencarian mencapai sekitar 2.537 mil laut persegi.

Sementara itu, pencarian melalui jalur udara dilakukan di Sektor H dengan cakupan area sekitar 2.063 mil laut persegi.

"Keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung. Hal itu mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis," jelas Al Amrad.

Tim SAR Gabungan pun terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk menemukan keberadaan rombongan jurnalis dan tiga awak kapal yang masih hilang kontak.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya