Juventus Terancam Cuma Punya Satu Pemain Italia di Starting XI Saat Lawan Sassuolo

Juventus terancam hanya menurunkan satu pemain Italia di starting XI saat menghadapi Sassuolo

oleh Asad ArifinDiterbitkan 11 September 2026, 20:56 WIB
Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Liputan6.com, Jakarta - Juventus menghadapi situasi tidak biasa menjelang lawatan ke markas Sassuolo pada pekan ke-4 Serie A 2026/2027. Bianconeri berpotensi hanya memiliki satu pemain Italia dalam susunan pemain utama di MAPEI Stadium, Senin (14/9) dini hari WIB.

Guglielmo Vicario diperkirakan menjadi satu-satunya pemain Italia yang masuk starting XI Juventus. Kondisi tersebut tidak lepas dari badai cedera yang membuat sejumlah pemain lokal harus menepi.

Juventus saat ini memiliki sembilan pemain yang tidak dapat diturunkan. Beberapa di antaranya merupakan pemain Italia, termasuk Andrea Cambiaso, Jeff Ekhator, dan Manuel Locatelli.

Situasi ini menjadi kontras dengan sejarah Juventus yang kerap mengandalkan pemain Italia sebagai bagian penting dari tim. Bahkan, komposisi Bianconeri dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan era sebelumnya.


Krisis Cedera Paksa Juventus Andalkan Pemain Asing

Bek asal Italia yang bermain untuk Juventus, Federico Gatti (nomor punggung 4), merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di Allianz Stadium, Turin, pada 7 September 2026. (Isabella BONOTTO/AFP)

Laporan Gazzetta menyebut Vicario menjadi satu-satunya pemain Italia yang diprediksi tampil sebagai starter Juventus ketika menghadapi Sassuolo. Kiper yang dipinjam dari Tottenham tersebut berpeluang mengisi posisi penjaga gawang dalam pertandingan di MAPEI Stadium.

Sementara itu, Juventus tidak diperkirakan menurunkan pemain Italia berposisi non-kiper sejak awal pertandingan. Situasi tersebut terjadi karena sejumlah pemain mengalami cedera dan beberapa pemain Italia lainnya belum menjadi pilihan utama.

Federico Gatti dan Daniele Rugani kemungkinan harus memulai pertandingan dari bangku cadangan. Kondisi serupa juga diperkirakan dialami Augusto Owusu, gelandang berusia 21 tahun yang dipromosikan dari skuad NextGen untuk menambah opsi di lini tengah.

Badai cedera membuat Juventus harus mengandalkan komposisi pemain yang tersedia. Kondisi tersebut sekaligus menciptakan fakta unik karena klub yang identik dengan sejumlah pemain Italia berpotensi tampil dengan hanya satu pemain lokal di starting XI.


Kontras dengan Tradisi Juventus

Bek Juventus Federico Gatti merayakan suksesnya ketika mencetak gol kemenangan timnya atas Monza di lanjutan Liga Italia 2023/2024 hari Sabtu (02/12/2023) dini hari WIB. (Marco BERTORELLO / AFP)

Minimnya pemain Italia dalam starting XI menjadi perubahan mencolok jika dibandingkan dengan sejarah Juventus. Klub asal Turin tersebut memiliki banyak pemain Italia yang menjadi bagian penting dari kesuksesan klub sekaligus tim nasional.

Gazzetta menyoroti bagaimana pemain-pemain Italia pernah memainkan peran besar dalam berbagai pencapaian bersejarah. Mereka turut menjadi bagian dari generasi yang membantu Italia meraih Piala Dunia 2006 dan Euro 2020.

Situasi berbeda terjadi ketika Juventus meraih Scudetto pertama pada era pasca-Calciopoli di bawah Antonio Conte. Saat itu, Bianconeri bahkan memiliki delapan pemain Italia dalam susunan pemain utama.

Kini, perubahan komposisi skuad membuat jumlah tersebut turun drastis. Jika prediksi untuk laga melawan Sassuolo terwujud, Juventus akan memiliki satu pemain Italia dalam starting XI

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya