17.800 Personel Kawal Persija vs Persib, Polisi Siapkan Penyekatan

Laga Persija vs Persib di SUGBK dikawal 17.800 personel. Polisi juga menyiapkan pengalihan arus lalu lintas.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 11 September 2026, 19:17 WIB
Polisi kerahkan 17.800 personel amankan pertandingan Persija vs Persib. (Liputan6.com/ Winda Nelfira)

Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 17.800 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mengatakan pengamanan melibatkan jajaran Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Kami perlu sampaikan bahwa dalam kegiatan pengamanan pertandingan antara Persija melawan Persib, jajaran Polda Metro bersama Kodam Jaya dan juga bersama unsur dari Pemprov DKI melaksanakan kegiatan pengamanan dengan jumlah pengamanan yaitu 17.800 personel,” kata Dekananto dalam apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di GBK, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Selain personel gabungan di Jakarta, Polda Metro Jaya juga bekerja sama dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten. Kerja sama dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kedatangan suporter dari luar Jakarta.

“Ya, untuk lokasi-lokasi penyekatan itu ada di wilayah Tangerang Kota, karena berbatasan juga dengan wilayah Banten. Kemudian ada di wilayah Karawang, berbatasan dengan Bekasi, dan juga Bogor yang berbatasan dengan wilayah Depok,” jelas Dekananto.

Selain pengamanan di sekitar stadion, polisi juga telah menyiapkan pola pengamanan yang mencakup seluruh rangkaian kegiatan. Pengamanan dilakukan sebelum pertandingan, saat pertandingan berlangsung, hingga setelah pertandingan selesai.

“Kita sudah mempersiapkan bagaimana cara melakukan pengamanan sebelum, saat pertandingan, dan setelah,” kata Dekananto.

 

Antisipasi Kepadatan

Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar GBK dan wilayah penyangga. Namun, rekayasa lalu lintas yang diterapkan berupa pengalihan arus, bukan penutupan jalan.

“Yang pasti, rekayasa itu pengalihan arus, tidak akan ada penutupan jalur yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya,” katanya.

Lebih lanjut, Dekananto turut mengingatkan pentingnya ketertiban suporter, mulai sejak meninggalkan rumah hingga kembali setelah pertandingan.

“Yang pasti adalah kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan seluruh penyelenggara berharap seluruh pemain, seluruh penonton, seluruh suporter ini berjalan dengan aman dan tertib, sehingga perhelatan sepak bola menjadi suatu hiburan yang harus sangat kita tunggu-tunggu,” tandas Dekananto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya