Jangan Tunggu Mobil Mogok, Ini 6 Ciri Busi Mulai Lemah

Mesin sulit menyala hingga konsumsi BBM menjadi boros bisa menjadi tanda busi mobil mulai lemah. Kenali enam cirinya sebelum performa kendaraan menurun.

oleh M. Ridwan MaulanaDiterbitkan 12 September 2026, 14:05 WIB
Busi A-Line khusus untuk mobil diluncurkan Brisk Indonesia di PRJ Kemayoran

Liputan6.com, Jakarta - Mobil yang mulai sulit dinyalakan, terasa kurang bertenaga, atau konsumsi bahan bakarnya tiba-tiba lebih boros tidak selalu mengalami masalah besar pada mesin. Biasanya, salah satu komponen yang patut diperiksa adalah busi.

Komponen kecil ini memiliki peran penting dalam proses pembakaran karena menghasilkan percikan api untuk membakar campuran bahan bakar dan udara.

Ketika kondisi mulai melemah, sejumlah gejala dapat muncul dan memengaruhi performa mobil. Oleh karena itu, kenali ciri–ciri ketika busi mobil sudah mengalami kerusakan. Jika masalah itu dibiarkan saja bisa menjadi masalah yang lebih serius seperti mobil bisa mogok.

Dilansir dari laman Daihatsu berikut ini adalah enam ciri busi mobil yang mulai lemah.

1. Mesin Sulit Dihidupkan

Salah satu tanda yang paling mudah dirasakan adalah mesin membutuhkan waktu lebih lama untuk menyala.

Kondisi ini dapat terjadi ketika percikan api dari busi tidak lagi cukup kuat untuk membakar campuran bahan bakar dan udara secara optimal.

2. Tenaga Mesin Menurun

Busi yang mulai bermasalah juga dapat membuat mobil terasa kurang responsif ketika pedal gas diinjak.

Gejala tersebut biasanya semakin terasa ketika mobil ber-akselerasi atau melewati jalan menanjak karena proses pembakaran tidak berlangsung secara optimal.

3. Mesin Bergetar Saat Idle

Ketika mobil berhenti dalam kondisi mesin menyala, perhatikan apakah muncul getaran yang tidak biasa atau putaran mesin terasa tidak stabil.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena pembakaran pada masing-masing silinder tidak berlangsung secara merata akibat busi yang mulai melemah.

4. Konsumsi BBM Lebih Boros

Busi yang tidak bekerja optimal dapat menyebabkan proses pembakaran menjadi tidak sempurna. Akibatnya, konsumsi bahan bakar bisa meningkat dibandingkan kondisi normal.

 

Busi Menghitam

fungsi busi motor ©Ilustrasi dibuat AI

5. Busi Menghitam atau Berkerak

Kondisi busi juga bisa diketahui melalui pemeriksaan fisik. Jika bagian ujung busi terlihat menghitam, kotor, atau terdapat kerak, hal tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah pada proses pembakaran.

Kerak yang menumpuk juga berpotensi mengganggu kemampuan busi menghasilkan percikan api.

6. Muncul Suara Tidak Normal dari Mesin

Suara mesin yang terdengar berbeda dari biasanya juga patut diperhatikan. Misalnya suara kasar, knocking, atau mesin terasa brebet ketika berakselerasi.

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan proses pembakaran yang tidak stabil akibat kemampuan busi yang sudah menurun.

Apa Penyebab Busi Menjadi Lemah

Ketika busi menjadi melemah terdapat beberapa faktor yang dapat membuat kondisi busi menurun, salah satunya adalah usia pemakaian.

Sehingga, elektroda busi terus mengalami keausan seiring proses pembakaran sehingga percikan api dapat berkurang.

Selain itu, penggunaan busi yang tidak sesuai spesifikasi atau kualitas kurang baik juga dapat menyebabkan sistem pengapian bekerja tidak optimal.

Penumpukan kerak karbon, kebocoran oli ke ruang pembakaran, serta gangguan pada sistem pengapian seperti koil, kabel busi, atau sensor juga dapat menjadi penyebab.

Cara Mengatasi Busi yang Mulai Lemah

Jika busi sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menggantinya dengan busi baru dan sesuai rekomendasi pabrikan.

Apabila busi masih dalam kondisi layak, pembersihan kerak dapat dilakukan. Namun, langkah tersebut bersifat sementara dan penggantian tetap perlu dilakukan sesuai usia pakai.

Pemilik mobil juga disarankan melakukan tune up secara berkala. Jika ditemukan kebocoran oli yang membuat busi cepat kotor, sumber masalahnya perlu diperbaiki agar kondisi serupa tidak kembali terjadi.

Dengan mengenali gejala sejak awal, pemilik mobil dapat segera melakukan pemeriksaan sebelum masalah pada sistem pembakaran mengganggu performa kendaraan secara lebih luas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya