Liputan6.com, Jakarta - Transportasi umum yang efisien, aman, dan terintegrasi merupakan pilar utama dalam menopang mobilitas masyarakat perkotaan modern. Di tengah pesatnya pertumbuhan kota dan tingginya polusi, keberadaan sistem transportasi umum yang dikelola secara profesional tidak hanya berfungsi menekan kemacetan.
Lebih dari itu, layanan yang ramah pengguna terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup warga, menghemat waktu tempuh, hingga mendorong roda ekonomi kawasan secara berkelanjutan.
Advertisement
Setiap negara dan kota dunia menawarkan keunggulannya masing-masing dalam memanjakan pengguna jalan. Ada yang mengandalkan jaringan kereta cepat super modern, ketepatan waktu armada yang presisi hingga hitungan detik, hingga sistem pembayaran digital yang serba praktis. Semua kemudahan ini membuat masyarakatnya tak lagi tergantung pada kendaraan pribadi untuk beraktivitas sehari-hari.
Pemeringkatan ini mengacu pada laporan Statranker bertajuk "Top 100 Cities by Public Transport Quality, 2026". Penilaiannya memakai skor 0–100 berdasarkan keandalan armada, tarif yang terjangkau, kelengkapan rute, hingga jumlah penumpang harian.
Berikut 10 kota dengan layanan transportasi publik terbaik dikutip Kamis (10/9/2026):
Dominasi Asia: 5 Kota dengan Transportasi Publik Paling Canggih di Dunia
1. Tokyo, Jepang (Skor: 94.8 / 100)
Tokyo kokoh di posisi puncak berkat skala jaringannya yang luar biasa raksasa dan tingkat ridership yang sangat tinggi. Transportasi publik di kota ini menjadi percontohan dunia dalam mengintegrasikan kereta bawah tanah (subway), kereta komuter, dan bus secara presisi hingga hitungan detik.
2. Singapura (Skor: 93.7 / 100)
Sistem transportasi Singapura unggul dalam hal keandalan, kebersihan, dan keterpaduan dengan tata kota. Jaringan Mass Rapid Transit (MRT) dan armada busnya dirancang dengan cermat untuk memberikan akses mudah, aman, dan efisien bagi seluruh lapisan masyarakat.
3. Hong Kong (Skor: 93.2 / 100)
Mayoritas warga Hong Kong sangat mengandalkan transportasi umum untuk mobilitas harian. Kota ini menawarkan jaringan kereta cepat (MTR) yang super padat dan efisien, sehingga moda transportasi publik selalu jadi pilihan utama dibanding mobil pribadi.
4. Seoul, Korea Selatan (Skor: 92.6 / 100)
Seoul dikenal lewat jaringan metronya yang amat luas, jadwal keberangkatan yang rapat, serta integrasi tarif yang canggih. Penumpang dapat berpindah antarjalur kereta maupun bus secara mulus hanya menggunakan satu kartu pembayaran terpadu.
5. Paris, Prancis (Skor: 91.8 / 100)
Paris memiliki salah satu ekosistem transportasi publik terpadat di Eropa. Kombinasi jalur Metro, kereta regional (RER), trem, dan bus menciptakan konektivitas yang sangat kuat dari pusat kota hingga ke wilayah pinggiran.
Standar Tinggi Eropa & Raksasa Asia: Peringkat 6 sampai 10 Terbaik
6. Zurich, Swiss (Skor: 91.4 / 100)
Zurich membuktikan bahwa kota kecil pun sanggup bersaing di tingkat global. Kuncinya terletak pada jadwal keberangkatan yang selalu tepat waktu dan sinkronisasi yang rapi antara trem, kereta regional, dan bus.
7. Wina, Austria (Skor: 90.9 / 100)
Wina menonjol berkat budaya transportasi publiknya yang inklusif dan ramah di kantong. Tarif yang terjangkau, rute yang luas, serta keterhubungan harmonis antara metro, trem, dan bus membuat warga merasa sangat nyaman.
8. London, Inggris (Skor: 90.1 / 100)
London mengandalkan kekuatan jaringan multimodal yang legendaris. Keberadaan London Underground (The Tube), Elizabeth Line, Overground, bus tingkat merah, serta kereta komuter menjadi tulang punggung utama mobilitas warga metropolitan.
9. Berlin, Jerman (Skor: 89.5 / 100)
Berlin memberi kebebasan penuh bagi warganya untuk bepergian tanpa kendaraan pribadi. Keberhasilan kota ini bertumpu pada integrasi mulus antara kereta cepat S-Bahn, metro bawah tanah U-Bahn, trem, hingga armada bus.
10. Shanghai, China (Skor: 89.0 / 100)
Shanghai melengkapi deretan 10 besar dunia berkat jaringan metronya yang menjadi salah satu yang terpanjang di dunia. Sistem rapid transit ini sanggup menampung volume penumpang dalam jumlah masif untuk rute jarak jauh.
Keberhasilan kota-kota di atas membuktikan bahwa transportasi publik yang baik tak cuma diukur dari seberapa panjang rel yang dibangun. Faktor keandalan, ketepatan waktu, tarif yang ramah, serta kemudahan berpindah moda adalah kunci utama dalam membangun moda transportasi modern yang ideal.