Raja Charles Pertegas Status Harry dan Meghan Usai Kembali ke Inggris

Surat atas nama Raja Charles III menggarisbawahi bahwa Kesepakatan Sandringham tetap berlaku.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 08 September 2026, 08:15 WIB
Meghan Markle dan Pangeran Harry menghadiri upacara pembukaan One Young World di Manchester, Inggris, Senin malam, 5 September 2022. (dok. Oli SCARFF / AFP)

Liputan6.com, London - Pangeran Harry dan Meghan Markle tidak akan kembali menjalankan tugas resmi sebagai anggota Kerajaan Inggris meski kini telah kembali tinggal di negara tersebut. Hal itu ditegaskan dalam surat yang dikirim atas nama Raja Charles III.

Surat tersebut bertujuan memperjelas status Duke dan Duchess of Sussex setelah Harry dan Meghan pindah kembali dari California, Amerika Serikat, bersama kedua anak mereka, Archie dan Lilibet, bulan lalu.

Mengutip laporan BBC, Harry dan Meghan tetap tidak diperbolehkan menggunakan gelar "His Royal Highness" dan "Her Royal Highness". Keduanya tetap berstatus sebagai pribadi dan tidak menjalankan tugas atas nama kerajaan.

Penegasan itu disampaikan melalui surat yang dikirim lord chamberlain, salah satu pejabat senior istana, atas nama raja.

Menurut sumber istana, surat tersebut telah dikirim kepada tim Harry, sejumlah kementerian dan lembaga pemerintah, pejabat militer, serta para lord lieutenant.

Lord lieutenant merupakan perwakilan raja di daerah. Mereka, bersama pejabat pemerintah, biasanya terlibat dalam kunjungan maupun kegiatan resmi anggota keluarga kerajaan.

Melalui surat itu, istana menegaskan bahwa setiap kegiatan Harry dan Meghan dilakukan dalam kapasitas pribadi. Keduanya tidak mewakili keluarga kerajaan sehingga kunjungan atau kegiatan mereka tidak boleh diperlakukan sebagai agenda resmi kerajaan.

Penegasan itu disampaikan menjelang kemungkinan Harry dan Meghan kembali tampil di depan publik pada musim gugur ini, setelah menetap kembali di Inggris dan melanjutkan dukungan terhadap berbagai kegiatan amal.

Pasangan tersebut sejauh ini masih jarang terlihat di depan publik. Namun, sebuah foto yang tampaknya menjadi penampilan pertama Harry sejak kembali ke Inggris telah diunggah melalui akun media sosial Tower Bridge Studios di London. Foto itu memperlihatkan Harry berada di sebuah studio televisi dan podcast.

Pesan raja menegaskan bahwa kesepakatan yang dibuat pada 2020, ketika Harry dan Meghan meninggalkan Inggris, tetap berlaku. Kesepakatan itu dikenal sebagai Kesepakatan Sandringham.

Kesepakatan tersebut menutup kemungkinan bagi Harry dan Meghan untuk menjalani peran "setengah di dalam, setengah di luar" kerajaan. Dengan kata lain, mereka tidak dapat menjalankan kepentingan bisnis sendiri sambil tetap menjalankan tugas resmi sebagai anggota kerajaan.

"Sudah diketahui luas bahwa pada Januari 2020, duke dan duchess mengundurkan diri dari tugas perwakilan atas nama penguasa dan tidak lagi menjadi anggota aktif keluarga kerajaan," demikian isi surat tersebut.

"Kegiatan amal duke dan duchess merupakan urusan pribadi keduanya dan dijalankan dalam kapasitas pribadi."

Pesan raja menyebut bahwa setiap pertanyaan dari organisasi mengenai penyambutan terhadap Harry dan Meghan, "khususnya jika memerlukan penggunaan dana publik, harus disampaikan kepada Istana Buckingham".

 

Dari California Kembali ke Inggris

Pangeran Harry dan Meghan Markle saat resmi mengikat janji suci pernikahan. (Ben STANSALL / AFP)

Harry dan Meghan meninggalkan Inggris pada 2020 setelah melalui proses yang diwarnai perselisihan. Pengalaman tersebut kemudian mereka ceritakan dalam film dokumenter Netflix.

Setelah pindah ke California, keduanya membangun kemandirian finansial. Harry antara lain menulis memoar laris, "Spare", sementara Meghan mengembangkan lini produk makanan yang dijual secara daring dengan merek "As Ever".

Musim panas ini, pasangan tersebut secara mengejutkan kembali ke Inggris. Kedua anak mereka akan bersekolah di negara itu.

Harry diperkirakan kembali terlibat dalam sejumlah kegiatan amal yang selama ini didukungnya, termasuk Invictus Games yang dijadwalkan berlangsung di Birmingham tahun depan.

Sementara itu, muncul laporan bahwa Meghan tengah mempertimbangkan untuk kembali berakting.

Perselisihan mengenai pengamanan Harry dan Meghan selama berada di Inggris hingga kini belum mencapai penyelesaian. Dalam surat tersebut, istana menegaskan bahwa urusan pengamanan keduanya harus ditangani oleh pihak kepolisian yang berwenang.

Harry sebelumnya mengeluhkan perlindungan polisi yang menurutnya tidak memadai selama berada di Inggris. Namun, istana menyatakan keputusan mengenai pengamanan merupakan kewenangan Royal and VIP Executive Committee atau Ravec, badan yang menentukan pengamanan bagi anggota kerajaan dan tokoh publik.

Menurut sumber istana, surat dari lord chamberlain itu sengaja dibuka kepada publik demi transparansi, alih-alih membiarkan isinya kemudian terungkap melalui kebocoran informasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya