Liputan6.com, Jakarta - Diduga depresi berat usai ditinggal meninggal sang ayah, seorang pria berinisial AG (37), warga Kampung Nenggeng, RT 02 RW 08, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, nekat melakukan aksi percobaan mengakhiri hidup.
Aksi nekat yang terjadi pada Selasa (1/9/2026) itu membuat korban kini dalam kondisi kritis dan harus menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Sekarwangi, Cibadak.
Advertisement
Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, menjelaskan bahwa tim medis langsung mengambil tindakan penanganan bedah darurat begitu pasien tiba di rumah sakit.
"Penanganan medis harus dilakukan segera karena tingkat kegawatdaruratannya sangat tinggi. Luka korban sudah mengenai organ bagian dalam dan rongga-rongga tubuhnya terputus," kata Irman saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Irman menambahkan, pasien masih belum sadarkan diri dan mendapat pemantauan ketat dari tim medis.
"Saat ini pasien dirawat di ruang ICU dengan bantuan ventilator. Kondisinya belum sadar," ujarnya.
Sementara itu, Camat Caringin, Ridwan Agus Mulyawan, mengungkapkan bahwa perubahan sikap korban memang sudah terlihat semenjak sang ayah meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas lima hari sebelum kejadian.
"Sejak kejadian itu, korban menunjukkan perubahan sikap signifikan seperti sering murung, mengalami gangguan tidur, serta berbicara sendiri," jelas Ridwan.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban, DI (43). Saat menyusul suaminya ke area dapur, ia mendapati korban sudah tergeletak dalam kondisi terluka parah.
"Melihat kondisi suaminya seperti itu, pihak keluarga dan warga sekitar langsung mengevakuasi korban menggunakan ambulans desa menuju RSUD Sekarwangi guna mendapatkan pertolongan medis darurat," jelas dia.