Liputan6.com, Jakarta - Operasional Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batupapan 01 Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan ditutup sementara, usai insiden 160 siswa SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Iya, sudah diberikan sanksi dengan pemberhentian untuk sementara," kata Sekretaris Daerah Tana Toraja sekaligus Ketua Satgas MBG Rudy Andi Lolo, Jumat (4/9/2026).
Advertisement
Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Tana Toraja, bersama Satgas MBG, serta sejumlah instansi terkait. Rapat digelar untuk membahas insiden dugaan keracunan yang dialami para siswa.
"Keputusan itu hasil RDP dengan DPRD bahwa SPPG yang melanggar tersebut suspend alias diberhentikan sementara waktu," jelasnya.
Rudy mengatakan SPPG Batupapan 01 Makale selama ini melayani 2.210 penerima manfaat. Mereka terdiri dari empat taman kanak-kanak (TK), empat sekolah dasar (SD), dua sekolah menengah pertama (SMP), yakni SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Makale, serta dua posyandu.
Sementara itu, penanganan terhadap para siswa yang mengalami gangguan kesehatan masih berlangsung. Berdasarkan data terbaru pada Jumat (4/9/2026), sebanyak 55 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Data terakhir hari ini, masih ada 55 yang dirawat di rumah sakit, tujuh dalam bentuk observasi, sementara yang lainnya rawat jalan," ungkap Rudy.
Rudy menjelaskan, dugaan keracunan tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2026). Namun, gangguan kesehatan yang dialami ratusan siswa baru muncul pada Kamis (3/9/2026) pagi.
Dengan demikian, menurut Rudy, insiden tersebut tidak terjadi bersamaan dengan saat seluruh siswa menerima makanan MBG.
Dia menegaskan evaluasi dan penindakan diperlukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi serta memberikan efek jera bagi pihak yang tidak menjalankan program MBG sesuai ketentuan.
"Permasalahan ini harus ada solusinya dan harus ada efek yang harus kita putuskan bersama, yang membuat efek jera terhadap orang yang mencoba-coba mempermainkan program ini," pungkasnya.